CILEGON (Realita)– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag Kota Cilegon) memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Hal tersebut disampaikan oleh Didin S., Kepala Disperindag Kota Cilegon, usai dilakukan pemantauan rutin pada Senin (17/02/2026).
Didin menjelaskan, pihaknya secara intensif melakukan pemantauan dan pengendalian harga bahan pokok, khususnya terkait ketersediaan dan fluktuasi harga di pasaran. Pemantauan dilakukan setiap hari di tiga pasar utama, yakni Pasar Kranggot, Pasar Blok F, dan Pasar Merak, dengan memanfaatkan aplikasi pemantau harga.
Baca juga: Beda dengan Muhammadiyah, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
“Setiap hari kami pantau harga bahan pokok di tiga pasar tersebut melalui aplikasi, sehingga perkembangan harga bisa terkontrol dan dilaporkan secara cepat,” ujarnya.
Selain pemantauan harian, Disperindag Kota Cilegon juga telah melaksanakan inspeksi lapangan sebanyak tiga kali. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Tim Satuan Tugas Saber Pangan sebanyak dua kali, serta satu kali bersama pimpinan wali kota, guna memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Untuk komoditas bersubsidi seperti beras dan Minyak Kita, Disperindag menjalin kerja sama dengan Perum Bulog. Sementara itu, untuk komoditas non-subsidi, Disperindag bekerja sama dengan para distributor guna menggelar pasar murah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.
Didin juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying, serta mengingatkan para pedagang untuk tidak menimbun barang kebutuhan pokok.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara wajar. Pedagang juga kami ingatkan agar tidak menimbun barang, karena pengawasan akan terus kami lakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan, secara umum ketersediaan komoditas bahan pokok selama Ramadan dipastikan aman. Namun demikian, apabila terjadi gejolak harga di pasaran, Disperindag Kota Cilegon siap mengambil langkah cepat dengan mengadakan pasar murah.
“Insya Allah stok aman dan harga stabil. Jika ada kenaikan harga yang signifikan, kami akan segera lakukan intervensi melalui pasar murah,” pungkasnya.fauzi
Editor : Redaksi





