jpnn.com, BANDUNG - Warga Muhammadiyah Jawa Barat melangsungkan salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2) malam ini.
Jemaah mulai berdatangan guna menjalankan salat tarawih di masjid-masjid Muhammadiyah.
BACA JUGA: Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan Jatuh pada Kamis Besok
Salah satunya ialah Masjid Raya Mujahidin di Kota Bandung, di mana para jemaah dari berbagai daerah datang untuk menjalankan salat tarawih.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat mencatat ada sebanyak kurang lebih 400 masjid di Jabar yang menggelar tarawih pertama malam ini.
BACA JUGA: Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Mulai Puasa Hari Ini
"Semuanya kurang lebih sekitar 400 masjid yang ada di Jawa Barat akan menyelenggarakan kegiatan malam pertama melaksanakan salat tarawih di seluruh Jawa Barat," kata Wakil Ketua PMW Jawa Barat Jamjam Erawan di Masjid Mujahidin Bandung.
Jamjam menuturkan, Muhammadiyah Jawa Barat telah menginstruksikan langsung agar gelaran salat tarawih dilaksanakan pada malam hari ini.
BACA JUGA: Ungkap Perbedaan Jalani Puasa di Amerika, Terry Putri: Banyak Banget!
Hal itu juga sesuai dengan keputusan pengurus pusat yang menetapkan bahwa ibadah saum dimulai pada tanggal 18 Februari 2026.
"Jadi semuanya akan sama karena kalau di Muhammadiyah itu ketika pimpinan pusat sudah membuat sebuah keputusan, maka tidak ada ijtihad lain kecuali adalah samina wa atunan," ucap dia.
Dia menjelaskan, selama Ramadan tahun ini seluruh masjid Muhammadiyah di Jabar sudah diberikan instruksi berbagai macam kegiatan dan juga hal teknis lainnya yang harus dipersiapkan.
"Seluruh Masjid Muhammadiyah di Jawa Barat untuk memasang semacam ada umbul-umbul, baligo, spanduk dan sebagainya untuk menambah semangat sehingga anak-anak bisa senang datangnya bulan Ramadan," jelasnya.
Kemudian, masjid Muhammadiyah dalam menjalankan salat tarawih menerapkan 11 rakat.
"Kami akan menyelenggarakan salat tarawih 11 rakaat. Sebagaimana yang diisyaratkan oleh Siti Aisyah, di mana Nabi Muhammad SAW dalam melaksanakan salat malam di bulan Ramadan ataupun di bulan lainnya, Rasulullah melaksanakan salatnya tidak lebih daripada 11 rakaat sampai beliau meninggal," pungkasnya. (mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




