Ketua MUI, Anwar Iskandar, memberikan pesan untuk umat Islam menjelang 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis (19/2) besok.
Anwar meminta agar umat Islam tak hanya puasa makan dan minum, namun juga berpuasa dari perbuatan dosa.
“Tentu kami juga berharap agar kita juga mampu memuasakan, bukan hanya perut saja dipuasakan dari haus dan lapar, tapi juga mampu memuasakan seluruh tubuh kita ini dari hal-hal yang dilarang oleh agama,” ucap Anwar usai Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta pada Selasa (17/2).
Ia meminta agar umat Islam bisa menjaga mulutnya selama bulan suci Ramadan. Anwar meminta agar mulut tak dipakai untuk berdusta hingga merumpi.
“Mulut mesti dijaga jangan sampai menyakiti, berdusta, ngerumpi, memfitnah, membuat gaduh dan sebagainya,” ucal Anwar.
Selain itu, ia meminta agar tangan turut dijaga. “Jangan sampai menulis sesuatu yang bisa mengadu domba, memfitnah, menjelek-jelekkan sesama,” tambahnya.
Anwar mengajak seluruh umat Islam untuk memaksimalkan ibadah puasa mereka selama bulan suci Ramadan.
“Marilah puasa paripurna ini kita lakukan. Puasa secara syar'i dalam arti tidak batal, tetapi juga puasa secara hakiki. Artinya memuasakan seluruh tubuh yang diberikan oleh Tuhan ini untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama,” tegasnya.
“Sehingga kita akan hidup dalam suasana yang damai, yang tentram, yang aman. Karena kata Al-Quran, bersatu itu adalah nikmat,” tandasnya.





