Waspada! Hujan Lebat Intai Bandung Raya dan Sejumlah Daerah di Jabar Sepekan ke Depan

rctiplus.com
16 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akan melanda wilayah Bandung Raya dan sejumlah daerah di Jawa Barat pada 17–22 Februari 2026. Cuaca ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global maupun lokal.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu menjelaskan bahwa analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya faktor global yang mendorong pertumbuhan awan hujan di Indonesia.  

“Nilai SOI saat ini +10,5 dan indeks ENSO di Nino 3.4 berada di angka -0,87. Kondisi ini berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia,” kata Ayu, sapaan akrab Teguh Rahayu, dikutip dari iNews Bandung Raya, Selasa (17/2/2026).

Dia menyampaikan, Madden Julian Oscillation (MJO) aktif di kuadran 2 atau Samudra Hindia, sehingga turut meningkatkan curah hujan.  

“Suhu permukaan laut yang hangat, MJO pada fase 2 Indian Ocean, belokan angin, dan konvergensi di wilayah Jawa Barat berpengaruh terhadap pembentukan awan-awan hujan. Kondisi itu berpotensi meningkatkan curah hujan di sebagian besar Jawa Barat hingga satu pekan ke depan,” ujarnya.

BMKG mencatat kelembapan udara di lapisan 850–700 mb cukup tinggi, yakni 60–95 persen, mendukung pertumbuhan awan konvektif. Secara umum, hujan berpotensi turun pada siang hingga malam hari, disertai petir dan angin kencang.  

Di Bandung Raya, pagi hari relatif cerah berawan, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi sore hingga malam. Suhu udara berkisar 20–29°C dengan kelembapan 60–92 persen, dan angin bertiup dari barat 5–19 km/jam.

Menurutnya, wilayah Jawa Barat masih berada dalam periode musim hujan, bahkan sebagian Bandung Raya tengah memasuki puncaknya pada Februari–Maret 2026.  

“Sebagian wilayah Bandung Raya periode Februari dan Maret masih dalam periode puncak musim hujan, sehingga potensi hujan sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai,” katanya.

BMKG juga mencatat suhu minimum terendah Bandung Raya pada 4–5 Februari sebesar 20,0°C, sedangkan suhu maksimum tertinggi pada 6–7 Februari mencapai 31,4°C. 

Daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat meliputi Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Cimahi, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran.

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.  

“Kami mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat berdampak pada genangan, banjir, pergerakan tanah atau longsor, serta angin kencang,” ujar Ayu.

Dia menekankan, pentingnya memantau informasi resmi BMKG sebelum beraktivitas. “Untuk keamanan dan kenyamanan sebelum beraktivitas di luar ruangan, silakan mengecek informasi cuaca dari kanal resmi BMKG seperti media sosial, situs web www.bmkg.go.id dan aplikasi infoBMKG. Hindari informasi yang tidak jelas sumbernya,” ucapnya.  

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Kalimalang Akselerasi Klaim Asuransi Mikro Nasabah
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jelang Persib vs Ratchaburi Malam Ini, Federico Barba Ungkap Optimisme
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Alternatif Ibadah bagi Ibu Hamil dan Menyusui yang Tidak Bisa Puasa
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Rapat DPR dan Pemerintah Putuskan Percepat Dana Tanggap Darurat Bencana Sumatera Tanpa Hambatan Birokrasi
• 11 menit lalupantau.com
thumb
Cara Ipda Subamia Tingkatkan Ekonomi Warga Bangli Lewat Budidaya Jahe Gajah
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.