Dalam Islam, ibu menyusui dan ibu hamil masuk dalam golongan yang diberi keringanan untuk tidak menunaikan ibadah puasa Ramadan. Mereka bisa menggantinya di lain waktu atau jika tidak mampu diperbolehkan membayar fidyah.
Namun kondisi ini sering kali membuat ibu gundah karena merasa tidak bisa mengoptimalkan ibadah selama bulan Ramadan. Padahal seperti kita tahu, Ramadan adalah momen dilipatgandakannya ibadah kita.
Nah Moms, ternyata sebenarnya ada banyak alternatif ibadah lain yang bisa dilakukan ibu saat Bulan Ramadan, lho! Yuk simak penjelasannya di bawah ini!
Ibadah untuk Ibu Hamil dan Menyusui saat Ramadan Selain PuasaKepada kumparanMOM, Wakil Rektor III Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta, Ustaz Ali Nurdin, memberikan beberapa alternatif ibadah yang bisa dilakukan ibu saat Ramadan.
1. Tarawih
Jangan lupa, meski tidak berpuasa, ibu tetap bisa tarawih, lho. Bagi ibu yang anaknya masih bayi dan tidak memungkinkan tarawih di masjid/musala, bisa juga tarawih sendiri di rumah, Moms.
Bahkan, jika di sela-sela tarawih si kecil menangis minta menyusu, tidak masalah jika tarawih dihentikan sementara. Setelah si kecil tenang atau terlelap, salah tarawih bisa kembali dilanjutkan.
2. Memasak untuk Sahur dan Buka Puasa
Alternatif ibadah lainnya adalah menyediakan makanan untuk anggota keluarga lain yang berpuasa.
"Menyiapkan orang untuk bisa makan sahur dan berbuka, demikian juga amal-amal bentuk lainnya, itu sangat boleh," kata Ustaz yang juga pengajar di lembaga pendidikan Islam iWise Edu ini.
3. Sedekah
Sedekah adalah ibadah yang paling fleksibel, bisa dilakukan oleh siapa pun, kapan pun, dan di manapun, termasuk bagi ibu hamil dan menyusui yang sedang tidak berpuasa.
4. Tadarus
Bagi ibu hamil, tadarus adalah ibadah yang baik dan sangat dianjurkan. Sementara itu bagi ibu menyusui yang sedang nifas atau haid, ada beberapa perbedaan pendapat.
"Bagi sebagian mazhab, perempuan ketika haid tidak dianjurkan untuk membaca Al-Quran. Meskipun ada mazhab lain juga diizinkan, apalagi kalau sedang belajar, maka boleh," kata Ustaz Ali.
5. Berzikir dan Selawat
Zikir dan selawat juga termasuk ibadah yang bisa dilakukan kapan pun, di manapun, dan oleh siapa pun. Jadi meski Anda sedang nifas atau haid, tetap bisa mengamalkannya, Moms.





