?Suasana perayaan Tahun Baru Imlek terasa kental dan penuh harmoni di Hotel Borobudur Jakarta. Mengusung tema spesial "Discover Timeless Harmony", hotel bintang lima legendaris ini menghadirkan rangkaian acara budaya yang memukau para tamu.
Kemeriahan diawali dengan prosesi sakral Eye-Dotting Ceremony, yakni ritual simbolis menghidupkan Barongsai dengan memberikan titik pada mata kostum singa tersebut. Setelah prosesi ini, para tamu dihibur dengan atraksi Barongsai yang energik, serta persembahan tarian tradisional dan alunan orkestra musik Mandarin yang memperkaya suasana.
Acting General Manager Hotel Borobudur Jakarta, Anggie Ayuningtyas, bersama Director of Marketing Communications, Karina Eva Poetry, menjelaskan bahwa perayaan ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dinanti.
Baca juga:
Gen Z Dominasi Kunjungan Perayaan Imlek di Blok M Hub
Karina Eva Poetry menuturkan, prosesi Eye-Dotting memiliki makna filosofis yang mendalam, bukan sekadar hiburan semata. "Prosesi Eye-Dotting Ceremony ini adalah untuk menampilkan maskot Tahun Baru Imlek, yaitu Barongsai. Dengan 'membangunkan' Barongsai, tujuannya adalah untuk menyebarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kemakmuran, khususnya di Hotel Borobudur Jakarta," jelas Karina.
Ia menambahkan, acara ini merupakan wujud dukungan manajemen hotel terhadap pelestarian tradisi dan kebudayaan masyarakat Tionghoa di Jakarta.
Siapkan Atraksi Tatung Khas Kalimantan Barat
Tak berhenti pada perayaan Imlek, Hotel Borobudur Jakarta juga telah menyiapkan agenda spektakuler untuk perayaan Cap Go Meh.
Bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia, hotel ini akan menghadirkan atraksi budaya yang unik dan langka di Jakarta, yakni Tatung. Selain Tatung, kemeriahan Cap Go Meh nanti juga akan dilengkapi dengan pertunjukan Barongsai dan Liong, menjanjikan pengalaman budaya yang autentik bagi para pengunjung.



