Jakarta, tvOnenews.com - Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez.
Menurutnya, ketergantungan berlebih pada kemampuan individu sang juara dunia justru membuat pengembangan teknis motor sempat terabaikan.
- Instagram/Ducaticorse
Seperti diketahui, Marquez membela Honda sejak 2013 hingga 2023 dan menghadirkan enam gelar juara dunia MotoGP.
Namun, di balik kesuksesan itu, Marini menyebut ada konsekuensi jangka panjang terhadap arah riset dan pengembangan motor.
"Masa lalu, Honda sangat percaya pada Marc Marquez. Karena dengan bakatnya ia bisa memberikan apa yang kurang pada motor tersebut," ujar Marini, dikutip dari Motosan.
Kehebatan Marquez, yang dijuluki The Baby Alien, membuat motor tetap kompetitif meski ada kekurangan.
Namun, kondisi itu dinilai membuat evaluasi teknis tidak berjalan maksimal.
"Akan tetapi, mereka sedikit kehilangan arah dalam pengembangan sisi teknis," tambahnya.
Marini melihat perubahan mulai terasa setelah Marquez hengkang pada akhir 2023.
Tanpa sosok yang mampu “menutupi” kelemahan motor, Honda dipaksa melakukan pembenahan menyeluruh. Meski diakui terlambat, langkah tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan.
Musim lalu menjadi bukti betapa beratnya masa transisi tersebut. Dalam klasemen konstruktor, Repsol Honda Team hanya mampu finis di posisi kedelapan dengan 238 poin, tertinggal jauh dari Ducati yang memuncaki klasemen dengan 835 poin.
Kini, Marini menatap MotoGP 2026 dengan optimisme baru. Ia merasa mendapat kesempatan emas untuk tumbuh bersama proyek kebangkitan Honda.
"Sekarang saya memiliki kesempatan satu tahun lagi untuk terus berkembang bersama Honda. Untuk mencoba memenangkan balapan musim depan, pada tahun 2026, yang menurut saya akan menjadi kesempatan terbaik dalam hidup saya," imbuhnya.
Para pembalap sendiri dijadwalkan kembali ke lintasan untuk tes pramusim lanjutan di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026.
Sesi tersebut akan menjadi tolok ukur penting sejauh mana Honda benar-benar telah berbenah.
(aes)




