Selama Ramadan Kantor Imigrasi Terapkan Jam Pelayanan Baru

eranasional.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Direktorat Jenderal Imigrasi menyesuaikan jam operasional layanan keimigrasian selama bulan Ramadan 2026. Kebijakan ini mengikuti ketentuan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian PANRB. Meski ada perubahan waktu pelayanan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan paspor dan keimigrasian di seluruh Indonesia dengan jadwal khusus.

Perubahan jam operasional ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ritme kerja selama bulan suci Ramadan. Selama periode puasa, kantor-kantor imigrasi tetap beroperasi, namun dengan pengaturan waktu yang lebih singkat dibanding hari biasa.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama meski terdapat perubahan jam kerja.

“Kami memastikan bahwa layanan Imigrasi tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan. Penyesuaian jam layanan ini dilakukan untuk menghormati dan memfasilitasi masyarakat maupun pegawai yang menjalankan ibadah puasa, agar aktivitas dan ibadah dapat terlaksana sebaik-baiknya,” ujar Yuldi.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini juga bertujuan menjaga produktivitas pegawai sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengurus dokumen keimigrasian.

Berikut jadwal operasional layanan keimigrasian selama bulan Ramadan:

Jadwal tersebut berlaku untuk layanan umum di kantor imigrasi seluruh Indonesia. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap mengecek informasi terbaru pada unit layanan masing-masing.

Yuldi mengingatkan bahwa beberapa unit layanan tertentu bisa saja memiliki pengaturan tambahan sesuai kebijakan internal. Unit seperti : Mal Pelayanan Publik (MPP), Unit Kerja Keimigrasian (UKK), Unit Layanan Paspor (ULP) dan Immigration Lounge.

dapat menyesuaikan waktu operasional mengikuti kebijakan pengelola gedung atau pemerintah daerah setempat.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk memantau informasi resmi melalui kanal media sosial kantor imigrasi setempat atau laman resmi masing-masing unit.

Langkah ini penting untuk menghindari kesalahpahaman jadwal, terutama bagi pemohon paspor yang telah melakukan pendaftaran antrean secara daring.

Meski jam kerja disesuaikan, layanan utama seperti pembuatan paspor baru, perpanjangan paspor, hingga layanan izin tinggal bagi warga negara asing tetap berjalan.

Bagi masyarakat yang berencana bepergian ke luar negeri setelah Lebaran atau dalam waktu dekat, Ramadan sering menjadi periode padat pengurusan dokumen perjalanan. Oleh sebab itu, Ditjen Imigrasi mengimbau pemohon untuk mengatur jadwal lebih awal dan memanfaatkan sistem antrean online.

Dalam beberapa tahun terakhir, permohonan paspor biasanya meningkat menjelang musim liburan, termasuk setelah Idulfitri. Dengan adanya penyesuaian jam kerja, perencanaan yang matang menjadi kunci agar proses berjalan lancar.

Penyesuaian jam kerja selama Ramadan bukan hal baru dalam birokrasi pemerintahan Indonesia. Pemerintah secara rutin mengatur jam kerja ASN agar tetap efektif tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.

Namun demikian, Ditjen Imigrasi menegaskan bahwa kualitas pelayanan tidak akan menurun meski waktu operasional lebih singkat.

Yuldi menyebut, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk tetap menjaga standar pelayanan, termasuk ketepatan waktu, keramahan, serta kecepatan proses administrasi.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik, tanpa kendala berarti meskipun di bulan puasa,” katanya.

Dalam era digital, akses informasi menjadi lebih mudah. Ditjen Imigrasi mendorong masyarakat untuk aktif mencari informasi resmi sebelum datang ke kantor imigrasi.

Selain media sosial, sejumlah kantor imigrasi juga menyediakan layanan informasi melalui call center atau layanan pesan singkat. Hal ini untuk memastikan masyarakat memperoleh kepastian jadwal dan persyaratan dokumen.

Pemohon juga diimbau datang tepat waktu sesuai jadwal antrean, membawa dokumen lengkap, serta mematuhi ketentuan yang berlaku di masing-masing kantor.

Kepatuhan terhadap prosedur akan membantu mempercepat proses pelayanan dan mengurangi antrean, terutama selama periode Ramadan yang cenderung memiliki durasi layanan lebih singkat.

Di akhir keterangannya, Yuldi Yusman menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Indonesia.

“Mewakili jajaran Imigrasi, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Allah memudahkan kita dalam beribadah dan memberkahi setiap aktivitas kita selama Ramadan,” ujarnya.

Momentum Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi waktu refleksi spiritual, tetapi juga memperkuat semangat pelayanan publik yang humanis dan responsif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JYFF 2026 Dorong Inovasi Generasi Muda melalui Sinema
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemenkes jelaskan alasan pemberhentian dr. Piprim sebagai PNS
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Pelaku Pembunuhan yang Jenazahnya Ditemukan Dalam Koper Ditangkap di Majalengka
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Kisaran Harga Bekas Truk Scania P380
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Kucurkan Rp72 Miliar untuk Salurkan Daging Sapi kepada Korban Bencana Aceh
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.