Tembok Misterius Ungkap Jejak Penduduk Asli Arab Saudi

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok. Dumat al-Jandal Archaeological Project

Jakarta, CNBC Indonesia - Empat oasis ditemukan di Arab Saudi. Seluruh oasis itu diperkirakan berusia 4.000 tahun dan memiliki tembok misterius.

Sisa-sisa tembok benteng besar membentuk garis luar di sekitaran oasis. Sejumlah area dengan tembok mengubah garis tanah itu menjadi perbatasan, yang dapat digunakan orang-orang untuk berpatroli.

Guillaume Charloux di Pusat Penelitian Ilmian Nasional Perancis (CNRS) mendokumentasikan oasis bertembok itu sesuai dengan pola benteng tunggal. Salah satunya oasis yang berada di Al-Ayn, yang berukuran panjang 8 kilometer dan ketebalan 2 meter, dikutip dari Earth.com, Jumat (13/2/2026).


Selain itu ditemukan adanya benteng pada dua situs. Bentuknya seperti tonjolan pada dinding luar untuk pertahanan. Sementara bagian dalam tembol berisi banyak hal. Bukan hanya rumah, melainkan juga ada sumur, kandang dan ladang.

Pilihan Redaksi
  • Temuan di Indonesia Ubah Sejarah Panjang Asal Usul Manusia
  • Peneliti Israel Sebut 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
  • Starlink Milik Elon Musk Resmi Masuk Vietnam

Di sana juga terdapat sumber air, tanaman, dan hewan ternak kambing serta domba. Selain itu adapula sereal, buah-buahan dan pohon kurma.

Pagar yang dibuat itu menjadi cara penduduk mengatur dari pemeliharaan binatang hingga saluran irigasi saat waktu-waktu tertentu. Meski menawarkan keamanan, namun di sisi lain juga mengundang pihak lain untuk menjadikan oasis sebagai target untuk air dan hasil panen.

"Oasis dengan tembok bukan hanya bersifat defensif, namun merupakan model pembangunan sosioekonomi yang menandai pengambilalihan lanskap desa yang subur oleh entitas politik," kata Charloux.

Fungsi lain ditemukan pada oase berbenteng yang berada di jalur pengangkut benteng melintasi semenanjung. Di sana dapat diatur siapa yang boleh melintas.

Bahkan tembok ini juga berguna bagi kerajaan-kerajaan kafilah yang tumbuh beberapa waktu kemudian. Sebab dia menjelaskan benteng itu dapat mengamankan pasokan untuk manusia sebagai pelancong dan hewan.

Pengaruh pemimpin dapat dilihat pada tembok yang kokoh. Kondisi ini menandakan stabilitas dan membuat transaksi lebih aman.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: 119 Tahun di Indonesia, Ericsson Perkuat Layanan 5G Tanah Air

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hilal 1 Ramadhan Belum Terlihat di Jakarta Barat
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Penjualan Naik, tapi Pengelola Hypermart (MPPA) Masih Tekor Rp152 Miliar di 2025
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MBG: Program untuk Anak yang Menghidupi Banyak Orang Dewasa
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
PSM Hadapi 4 Lawan Berat di Bulan Puasa
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pasar Martapura Naik Tipis
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.