Main di Posisi Baru, Jordi Amat Jadi Kunci Kemenangan Persija

eranasional.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Bek senior Persija, Jordi Amat, menunjukkan fleksibilitasnya di lapangan dengan tampil sebagai gelandang bertahan saat Macan Kemayoran menaklukkan Bali United. Bermain di posisi yang berbeda dari biasanya, Jordi justru tampil solid dan berkontribusi besar dalam kemenangan tipis 1-0 di laga lanjutan Super League.

Perubahan posisi kerap menjadi tantangan bagi seorang pemain sepak bola profesional. Namun bagi Jordi Amat, pergeseran peran dari lini belakang ke lini tengah justru menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas dan pengalaman yang ia miliki.

Dalam pertandingan lanjutan Super League yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/2), Persija sukses mencuri kemenangan 1-0 atas tuan rumah Bali United. Laga berlangsung ketat dengan intensitas tinggi, tetapi soliditas lini tengah Persija menjadi salah satu kunci keberhasilan tim tamu mengamankan tiga poin penting.

Pada pertandingan tersebut, Jordi Amat dipercaya mengisi posisi gelandang bertahan. Biasanya dikenal sebagai bek tengah, pemain kelahiran Spanyol itu mampu beradaptasi dengan cepat di area yang menuntut mobilitas tinggi dan kemampuan membaca permainan secara presisi.

Jordi mengaku menikmati peran barunya tersebut. Ia merasa nyaman dan senang bisa membantu tim dari posisi berbeda.

“Sangat senang, sangat senang membantu, dan saya harap kemenangan yang lain akan datang,” ujar Jordi seperti dikutip dari laman resmi I.League, Rabu (18/2).

Sebagai gelandang bertahan, Jordi tidak hanya bertugas memutus serangan lawan, tetapi juga menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan. Distribusi bolanya rapi, duel-duel penting berhasil dimenangkan, dan ia mampu menjaga keseimbangan permainan Persija sepanjang pertandingan.

Ini bukan kali pertama Jordi dimainkan di posisi tersebut. Sebelumnya, ia juga sempat menjalankan peran serupa saat menghadapi Madura United. Meski relatif baru dalam peran itu, konsistensi penampilannya menunjukkan bahwa ia memiliki fleksibilitas taktik yang dibutuhkan tim.

Kemampuan adaptasi ini menjadi nilai tambah bagi Persija, terutama dalam situasi kompetisi yang padat dan membutuhkan variasi strategi. Keputusan pelatih menempatkan Jordi sebagai gelandang bertahan terbukti efektif, terutama dalam meredam agresivitas lini serang Bali United yang dikenal cepat dan eksplosif.

Penampilan impresif Jordi Amat membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut. Namun, pemain berusia 30-an itu memilih merendah dan menegaskan bahwa performanya tidak lepas dari kerja sama tim.

Menurutnya, kemenangan Persija adalah hasil kolektif seluruh pemain yang bekerja keras sepanjang pertandingan. Ia menilai kekompakan dan disiplin taktik menjadi faktor utama keberhasilan tim meraih poin penuh di kandang lawan.

Sikap rendah hati ini memperlihatkan karakter kepemimpinan Jordi di dalam skuad. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa membuatnya memiliki pemahaman taktik yang matang dan mampu menjadi panutan bagi pemain muda.

Kemenangan atas Bali United menjadi modal penting bagi Persija untuk menatap laga selanjutnya. Tantangan berikutnya sudah menanti, yakni menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2) malam.

Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat PSM juga tengah bersaing di papan atas klasemen. Peran Jordi di lini tengah kemungkinan kembali menjadi opsi taktik yang dipertimbangkan pelatih, terutama untuk menjaga keseimbangan permainan dan mengantisipasi serangan balik cepat lawan.

Jordi sendiri berharap bisa mempertahankan performa positifnya. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah membantu tim meraih kemenangan, terlepas dari posisi apa pun yang ia tempati.

Perubahan posisi Jordi Amat mencerminkan fleksibilitas taktik yang kini dimiliki Persija. Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu bermain di lebih dari satu posisi memiliki nilai strategis tinggi. Hal ini memberi pelatih lebih banyak opsi dalam menyusun strategi menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

Dengan kehadiran Jordi sebagai gelandang bertahan alternatif, Persija memiliki tambahan kekuatan dalam mengontrol tempo pertandingan. Kombinasi pengalaman, ketenangan, dan visi bermain membuatnya mampu menjalankan peran tersebut dengan efektif.

Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Jordi akan semakin sering dipercaya mengisi lini tengah dalam laga-laga penting ke depan.

Pengakuan Jordi Amat soal kenyamanannya bermain di posisi gelandang bertahan menjadi sinyal positif bagi Persija. Adaptasi cepatnya membuahkan hasil manis berupa kemenangan atas Bali United sekaligus predikat pemain terbaik.

Kini, tantangan berikutnya menanti di hadapan PSM Makassar. Apakah Jordi kembali tampil di posisi baru atau kembali ke lini belakang, satu hal yang pasti: kontribusinya akan tetap menjadi bagian penting dalam upaya Persija menjaga tren positif di Super League musim ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Indonesia Harus Pastikan Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Al-Markaz Siapkan 1.200 Porsi Takjil Tiap Hari
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Observatorium Bosscha Pastikan Hilai Tak Mungkin Bisa Diamati pada 17 Februari 2026
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Citilink Buka 2 Rute Baru dari Halim Menuju Padang dan Pekanbaru
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Hilal di Makassar Masih di Bawah Ufuk, Sivitas Akademika Unismuh Mulai Puasa 18 Februari Berdasarkan KHGT
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.