Al-Markaz Siapkan 1.200 Porsi Takjil Tiap Hari

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Masjid Al-Markaz Al-Islami kembali menyiapkan pelayanan terbaik dalam menyambut Bulan Suci Ramadan 2026. Sebanyak 1.200 porsi disiapkan setiap harinya bagi jemaah untuk berbuka puasa.

Sekretaris Panitia Ramadan Masjid Al-Markaz Muannas menyampaikan bahwa Masjid Al Markaz dalam tiga tahun terakhir sudah mengelola konsumsi untuk berbuka puasa jemaah lewat dapur Masjid Al-Markaz. Tim yang telah dibentuk dibantu oleh ahli gizi dari Universitas Hasanuddin untuk mengontrol kualitas makanan.

“Pendampingan gizi bertujuan memastikan komposisi gizi yang tepat. Kami ingin memastikan bahwa makanan buka puasa tidak sekadar banyak, tetapi memenuhi standar gizi. Karena itu, proses dikontrol ketat mulai dari komposisi bahan, kebersihan, dan aspek terkait lainnya,” ungkap Muannas, Selasa, 17 Februari.

Sebelumnya, panitia hanya memesan kepada mitra katering, misalnya memesan 500 paket dari satu katering dan 500 dari katering lainnya, lalu tinggal menerima. Namun tiga tahun terakhir sistem diubah, makanan diproduksi sendiri dengan standar gizi tertentu oleh tim dapur. 

“Dapur berada di bagian barat laut masjid dan beroperasi memproduksi seluruh kebutuhan buka puasa,” bebernya.

Selain itu, persiapan di bidang ibadah dan dakwah juga sudah rampung. Seluruh penceramah tarawih, subuh, dan zuhur sudah siap, termasuk imam-imam yang akan memimpin salat tarawih. 

“Di sini, satu malam satu juz. Meskipun ada yang biasanya mengambil tarawih delapan rakaat, ada juga yang mengambil tarawih dua puluh rakaat untuk satu juz. Jadi semuanya sudah siap,” terang Muannas.

Untuk aktivitas ibadah tambahan, pada 10 hari terakhir ada iktikaf. Rangkaiannya meliputi muhasabah dan ceramah, juga salat malam hingga salat subuh yang dimulai sekitar pukul 02.00 dini hari.

Kemudian ada program Karantina Qur’an yang dikhususkan bagi generasi milenial. Program ini berlangsung dua minggu, di mana peserta tinggal untuk belajar Al-Qur’an dan menghafalnya.

“Kami juga memiliki program baru bernama KRS atau Klinik Keluarga Sakinah yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Makassar. Setiap Sabtu dan Minggu setelah salat duhur akan ada kelompok-kelompok halaqah, khususnya dari majelis taklim, yang dibimbing oleh tim dari Kementerian Agama dalam fikih, taharah, dan dasar-dasar keislaman,” ulasnya.

Kegiatan rutin lainnya, setelah  salat asar ada tilawah satu juz yang dibawakan oleh santri. Pada akhir Ramadan akan digelar berbagai lomba seperti lomba tabuh beduk, kasidah, marawis, serta lomba anak-anak seperti mewarnai masjid.

Dalam rencana akhir pekan juga akan ada Musik Ramadan setiap Sabtu dan Minggu. Semua kegiatan tersebut terbuka untuk umum tanpa ada tiket masuk.

“Sebelumnya diisi oleh jazz Ramadan, dan tahun ini akan melihat perkembangannya apakah tetap dengan model tersebut atau ada format lain,” bebernya.

Seorang jemaah Baharuddin (44) mengaku setiap tahun rutin melaksanakan berbagai rangkaian ibadah amaliah Ramadan seperti tarawih dan iktikaf di Masjid Al-Markaz. Ia mengapresiasi panitia yang selalu mempertahankan kegiatan positif selama bulan suci di Masjid tersebut.

“Saya biasanya kalau awal Ramadan sama keluarga pasti tarawih di sini. Setelah itu keliling masjid di Kota Makassar. Pas momen iktikaf 10 malam terakhir terutama malam ganjil kembali lagi ke sini,” paparnya. (uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerhana Bulan Total Saat Puasa Sambangi Indonesia 3 Maret 2026
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
DPR-Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran Pemulihan Sumatera, Huntara Percepat
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Tender Wajib Saham NATO, Mercury Strategic Siapkan Dana Jumbo Rp1,07 Triliun
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
JackOne Band: Harmoni Nada, Harmoni Prestasi
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Kota Bogor Ramadhan 2026 Selama Sebulan
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.