Kenalan dengan Rudal S-400 Triumf Rusia, Alutsisa yang Bikin NATO Ketar-ketir

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Rusia memiliki rudal yang disebut bikin NATO ketar-ketir. Menurut National Interest, namanya adalah rudal S-400 Triumf.

Meskipun tidak lagi secanggih dulu, S-400 tetap menjadi sistem pertahanan udara yang efektif dan telah menimbulkan banyak masalah bagi Ukraina selama perang yang sedang berlangsung.

S-400 Triumf adalah sistem rudal permukaan-ke-udara ( SAM ) jarak jauh andalan Rusia.

Dirancang untuk melawan pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik, S-400 bukanlah sekadar satu rudal, melainkan arsitektur pertahanan udara terintegrasi yang bertujuan untuk mencegah musuh memperoleh superioritas udara di wilayah yang luas. 

Mengapa Rusia Membangun Sistem S-400?

Dikembangkan oleh Almaz-Antey sebagai penerus keluarga S-300 yang sudah tua, S-400 mulai digunakan oleh Rusia pada tahun 2007.

Dibangun untuk memodernisasi doktrin pertahanan udara berlapis Soviet, S-400 menekankan jangkauan yang lebih luas, penargetan multi-target, dan peningkatan kemampuan membedakan target dengan radar. 

Baca Juga

  • Rusia Uji Coba Rudal Tenaga Nuklir Baru Burevestnik
  • Spesifikasi Rudal Tomahawk yang Mau Dikirim Trump untuk Ukraina
  • Trump Ancam Persenjatai Ukraina dengan Rudal Tomahawk jika Putin Tak Hentikan Perang

Secara fungsional, S-400 dirancang untuk menjadi tulang punggung strategi A2/AD Rusia. 

Komponen inti S-400 adalah radar akuisisi 91N6E Big Bird; radar penargetan 92N6E Grave Stone, kendaraan komando dan kendali, beberapa pengangkut-pemasang-peluncur (TEL) di mana semuanya menawarkan integrasi opsional dengan sistem pertahanan titik Pantsir, baterai S-300, dan radar peringatan dini.

S-400 beroperasi sebagai bagian dari Sistem Pertahanan Udara Terpadu (IADS) yang lebih luas dan berbagi data penargetan di seluruh unit; S-400 dapat mengkoordinasikan penargetan pada beberapa pita ketinggian. 

Sistem S-400 dapat meluncurkan berbagai jenis rudal pada berbagai jarak.

Rudal 40N6 secara teoritis akurat hingga 400 kilometer, sedangkan keluarga 48N6 memperluas jangkauan ini hingga 250 kilometer tambahan.

Rudal 9M96E2 hanya mencapai 120 kilometer, tetapi dioptimalkan untuk target yang bermanuver, memberikan pertahanan anti-pesawat Rusia pilihan jarak yang lebih pendek untuk pertahanan titik. 

Sistem ini dapat melacak puluhan target secara bersamaan dan menyerang banyak target sekaligus. S-400 dirancang untuk melawan pesawat pengebom ketinggian tinggi, rudal jelajah terbang rendah, dan ancaman rudal balistik. 

Keunggulan S-400 meliputi jangkauan deteksi yang jauh, pilihan rudal berlapis, mobilitas, dan nilai pencegahan psikologis. Namun sistem ini tidak sempurna dan kinerja di dunia nyata bervariasi tergantung pada pelatihan operator.

Namun, S-400 rentan terhadap operasi SEAD/DEAD, peperangan elektronik, dan serangan saturasi. Dan tentu saja, pesawat siluman mempersulit kinerja S-400. 

Ekspor ke China, India, dan Turki memiliki dampak geopolitik yang signifikan. Di China, S-400 telah meningkatkan pertahanan udara pesisir dan mendukung A2/AD di Laut China Timur dan Selatan.

Di India, S-400 ditempatkan di dekat perbatasan dengan China dan Pakistan, memperkuat pertahanan berlapis tetapi memperumit hubungan AS-India.

Dan S-400 Turki belum diaktifkan, akan tetapi tetap memicu sanksi CAATSA, menciptakan kekhawatiran interoperabilitas NATO. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRAK! Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jaksel Ditabrak Pengemudi Mobil Gegara Ngantuk
• 4 jam laludisway.id
thumb
Apa Itu Racun Katak Panah, Senjata Mematikan di balik Kematian Navalny
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Program Makan Bergizi Gratis di Lebak Tetap Berjalan Selama Ramadhan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
PBB Ungkap Fakta Zionis Israel Terus Halangi Operasi Kemanusiaan di Gaza
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
• 11 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.