Jakarta, VIVA – Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan bahwa penjajah Zionis Israel terus menghalangi operasi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Hal itu tetap dilakukan meski telah diberlakukan gencatan senjata sejak Oktober lalu.
Hal itu ditegaskan Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric pada konferensi pers yang digelar di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Dujarric menyampaikan para koleganya melaporkan bahwa operasi kemanusiaan di Gaza masih terus dihalangi.
"Rekan-rekan kami di Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) telah melaporkan bahwa operasi kemanusiaan di Gaza terus menemui hambatan yang signifikan," katanya dikutip dari WAFA, Selasa, 17 Februari 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dari sekitar 50 inisiatif bantuan yang dikoordinasikan pada 6-11 Februari, "otoritas Israel hanya mengizinkan separuhnya untuk masuk" ke Gaza. (Ant)




