Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan melanjutkan tren koreksi pada sesi perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Sebelum libur panjang Tahun Baru Imlek, IHSG ditutup turun 0,64 persen atau 53,08 poin ke level 8.212,27.
Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, mengatakan pergerakan IHSG masih berada di atas level 8.071 sebagai support minor meski mengalami penurunan. Di sisi lain, Ivan melihat lonjakan di atas area 8.377 sangat memungkinkan jika IHSG mampu bertahan di level 8.071
"Terbuka peluang untuk koreksi menuju area 7.800-7.900 jika IHSG menembus di bawah 8.071," ujar Ivan dikutip dari riset hariannya pada Rabu, 18 Februari 2026.
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Senior Analis Pasar PT Mirae Assset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mencermati berbagai sentimen global maupun domestik yang akan memengaruhi pergerakan indeks pada hari ini. Dari dalam negeri, pelaku menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan neraca transaksi berjalan surplus, serta dinamika perilisan laporan keuangan emiten.
Dari global, elaku pasar menunggu risalah Federal Reserve (The Fed) yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat. Ringkasan ini akan menentukan kebijakan suku bunga acuan kedepannya.
Sejumlah pejabat The Fed juga akan berbicara dalam beberapa hari mendatang. Adapun kesepakatan dalam perundingan nuklir AS-Iran di Jenewa turut dinantikan para investor.
Lebih lanjut, Ivan menetapkan titik support IHSG berada di area 8.071, 7.803, 7.617 dan 7.362. Sedangkan titik resistance berada pada level 8.377, 8.596 dan 8.837.
Ivan juga meramal sederet emiten yang memiliki kinerja solid pada sesi perdagangan hari ini. Berikut lima rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor cermati.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 1.140-1.170
- Target harga : 1.280
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
- Rekomendasi : Speculative Buy
- Area beli : 2.350-2.450
- Target harga : 2.580
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 3.400-3.450
- Target harga : 3.650
PT United Tractors Tbk (UNTR)
- Rekomendasi : Hold
- Target harga : 32.000
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 2.010-2.090
- Target harga : 2.420





