Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai kemajuan dalam pembicaraan terkait program nuklir Negeri Mullah tersebut.
IDXChannel - Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai kemajuan dalam pembicaraan terkait program nuklir Negeri Mullah tersebut.
Dilansir dari BBC pada Rabu (18/2/2026), kedua negara melakukan perundingan tidak langsung di Jenewa, Swiss pekan ini.
"Perundingan mencatat kemajuan dalam mengidentifikasi tujuan bersama dan isu-isu teknis yang relevan," kata Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi yang berperan sebagai mediator.
Pembicaraan pekan ini merupakan yang kedua setelah perundingan perdana di Muskat, Oman pada awal Februari. AS dan Iran berkomitmen untuk melanjutkan negosiasi dan menyiapkan draf kesepakatan.
"Kita akan mulai mengerjakan draf kesepakatan," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi.
Perundingan tersebut dilakukan di tengah ancaman militer AS. Washington baru-baru ini mengerahkan dua kapal induk ke Timur Tengah.
Presiden AS Donald Trump optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Iran. Dia mengancam akan melancarkan operasi militer jika perundingan gagal.
AS dan sekutu-sekutu Eropanya mencurigai bahwa Iran ingin mengembangkan senjata nuklir. Tuduhan itu berulang kali dibantah oleh Teheran.
"Kemajuan telah dicapai, tetapi masih banyak detail yang perlu dibahas. Pihak Iran mengatakan mereka akan kembali dalam dua minggu ke depan dengan proposal terperinci untuk mengatasi beberapa isu yang masih ada," kata seorang pejabat AS kepada BBC. (Wahyu Dwi Anggoro)





