Demak: Sebanyak empat tanggul di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dilaporkan jebol pada Senin, 16 Februari 2026, sehingga menyebabkan banjir. Tanggul tersebut berada di dua aliran sungai, yakni SUngai Tuntang dan Kali Cabean.
Menindaklajuti kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Demak langsung menggelar rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah. Hasilnya, status penanganan bencana resmi dinaikkan menjadi tanggap darurat mulai, 17 Februari 2026.
Baca Juga :
Akses Demak Menuju Semarang Melalui Kebonagung-Gubug Ditutup TotalEsiti'anah, mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mempercepat penanganan di lapangan, termasuk mempermudah akses penggunaan anggaran darurat. Saat ini, surat keputusan atau SK tanggap darurat masih dalam proses administrasi.
Banjir di Kabupaten Demak akibat tanggul jebol. (tangkapan layar)
Adapun empat tanggul yang jebol masing-masing berada di Sungai Tuntang, tepatnya di Desa Pilangsari dan Desa Dombo, serta di Kali Cabean di wilayah Desa Tlogoweru yang juga jebol di dua titik. Meski sebelumnya sempat menyebabkan banjir, kondisi air di dua sungai tersebut kini dilaporkan surut dan tidak lagi mengalir dari titik jebolan.
Pemerintah daerah tengah bersiap melakukan penanganan lanjutan terhadap tanggul yang rusak. Diharapkan proses penanganan dampak banjir bisa dilakukan lebih cepat. (MGN/Budi Hutomo)



