Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan antara sepeda motor dan mobil di Jalan Tanjung Sadari, Perak Barat, Surabaya pada Selasa (17/2/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Menurut keterangan Niken Puspitasari, pendengar Radio Suara Surabaya, kecelakaan terjadi ketika dua orang naik motor melewati jalan berlubang, kehilangan keseimbangan dan menabrak mobil.
Niken menambahkan bahwa lubang itu sebelumnya telah ditutup dengan batu. “Kami berharap pemerintah untuk menanganinya (masalah lubang) dengan serius,” jarapnya.
Ketika dikonfirmasi Radio Suara Surabaya pada Rabu (18/2/2026), AKP Imam Sayfudin Rodji Kasatlantas Polres Tanjung Perak membenarkan insiden tersebut.
Imam mengungkapkan, korban berinisial YE, meninggal dunia ketika menjalani perawatan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie. Sedangkan satu korban lainnya masih dirawat karena luka.
“Korban tidak menggunakan helm. Sehingga saat terjadi benturan ada luka di kepala,” terang Imam saat on air di Radio SS, Rabu pagi.
Imam menambahkan, berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, kecelakaan melibatkan satu sepeda motor dan satu mobil, diduga jenis Honda Brio.
“Kecelakaan ini bukan laka tunggal. Sebab berdasarkan bukti CCTV, ada mobil yang terlibat,” ujarnya.
Menurut Imam, mobil yang terlibat kecelakaan tersebut sempat berhenti. Kemudian penumpang mobil sempat membantu untuk menolong korban.
Namun karena menduga korban mengalami luka ringan, lalu dibawa ke rumah sakit, mobil tersebut meninggalkan lokasi kejadian sebelum olah TKP oleh kepolisian.
“Kami mengimbau pengemudi mobil membawa serta mobilnya ke Polres Tanjung Perak untuk keperluan penyidikan,” ucap Imam. (saf/ipg)



