Awal Ramadan 2026 Berbeda, Ketua MUI: Jaga Keutuhan Umat Islam Paling Penting

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengatakan perbedaan awal dan akhir Ramadan merupakan suatu keniscayaan.

Awal Ramadan 2026 Berbeda, Ketua MUI: Jaga Keutuhan Umat Islam Paling Penting. (Foto Aldhi/IMG)

IDXChannel - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengatakan perbedaan awal dan akhir Ramadan merupakan suatu keniscayaan. Anwar menilai menjaga kerukunan umat muslim adalah hal yang lebih penting untuk dilakukan.

Anwar menjelaskan, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dalam keilmuan Islam. Dia juga tidak menyebut perbedaan soal awal Ramadan bukan menyangkut prinsip akidah.

Baca Juga:
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Dimulai pada Kamis 19 Februari 2026

"Perbedaan itu adalah keniscayaan karena sifatnya ijtihadi dan teknis. Karena itu, kemungkinan memulai atau mengakhiri puasa berbeda bisa saja terjadi. Namun yang paling penting adalah menjaga keutuhan sebagai umat Islam dengan saling memahami dan saling menghormati," ujarnya dalam konferensi pers Sidang Isbat, Jakarta, dikutip Rabu (18/2/2026).

Anwar pun berharap masyarakat bisa membiasakan diri untuk menyikapi perbedaan tersebut. Menurutnya, selama perbedaan tidak menyentuh prinsip dasar keimanan, perbedaan justru dapat menjadi bagian dari kekayaan ilmu pengetahuan dan tradisi intelektual Islam.

Baca Juga:
Ini Penjelasan Menag soal Keputusan 1 Ramadan Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

"Mari kita berusaha sekuat tenaga menyempurnakan ibadah selama bulan Ramadan ini agar kualitas iman dan takwa kita semakin meningkat," kata Anwar.

Baca Juga:
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Anwar turut mengimbau masyarakat non-muslim untuk bersama-sama menjaga suasana saling menghormati, khususnya terhadap umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Hal ini diharapkan membuat Ramadan berlangsung dengan khusyuk dan penuh kedamaian.

"Secara syariat, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak dibenarkan agama. Jangan sampai secara lahir puasa, tetapi secara hakikat ternodai oleh sikap yang merusak persaudaraan," ujar dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub Rano Karno Imbau Warga Jakarta Hindari Perdebatan soal Perbedaan Awal Ramadan
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Saat Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Dibantah Partai Politik
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Militer AS Serang 3 Kapal Diduga Penyelundup Narkoba, 11 Orang Tewas
• 11 jam laludetik.com
thumb
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Korban akui tidak menyangka pembobol rumahnya adalah pacar sang anak
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.