Saat Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Dibantah Partai Politik

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) secara blak-blakan menyebut bahwa revisi terhadap Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) versi lama merupakan inisiatif DPR.

Sebagai informasi, UU KPK yang baru, yang direvisi di era Jokowi di tahun 2019, dianggap melemahkan kinerja lembaga antirasuah tersebut.

Jokowi pun menyatakan setuju jika Undang-Undang KPK direvisi kembali.

“Ya, saya setuju,” tegas Jokowi usai menonton pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (13/2/2026) sore.

“Karena itu dulu inisiatif DPR, loh. Jangan keliru ya, inisiatif DPR,” sambungnya.

Baca juga: Politikus PKS soal Klaim Jokowi: Jika Tak Setuju, Revisi UU KPK Tidak Bisa Lanjut

Menurut ayah Gibran Rakabuming Raka ini, dirinya tidak menandatangani UU yang saat itu telah disahkan oleh DPR bersama pemerintah.

“Ya memang saat itu atas inisiatif DPR direvisi. Tapi saya enggak tanda tangan,” ujarnya.

Setelah pernyataan ini, sejumlah parpol yang ada di DPR pun ramai-ramai membantah Jokowi.

Golkar

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar sekaligus anggota DPR sejak periode 2014 Sarmuji membantah Jokowi yang menyebut revisi UU KPK pada 2019 lalu merupakan usul inisiatif DPR semata.

Sarmuji menekankan, saat itu, pembahasan revisi terhadap UU KPK lama dilakukan oleh DPR dan pemerintah, bukan hanya DPR saja.

"Ya proses penyusunan undang-undang itu kan kedua belah pihak ya, DPR dan pemerintah," ujar Sarmuji saat ditemui di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026) malam.

Baca juga: Jokowi Setuju UU KPK Direvisi Lagi, Eks Penyidik: Itu Tanggung Jawab Moral

Meski begitu, Sarmuji menyebut pengembalian UU KPK ke versi lama dapat didiskusikan kembali.

Dalam hal ini, Jokowi memang menyetujui agar UU KPK lama dikembalikan.

"Ya bisa didiskusikan lah, bisa didiskusikan," imbuhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
PKB

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB Abdullah mengatakan, pernyataan Jokowi yang merasa dirinya tak berperan dalam revisi UU KPK keliru.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Perbedaan Awal Ramadhan, Yenny Wahid: Bukan Masalah, Hormati Saja
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Mensos Laporkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatera, Total Capai Rp 1,83 Triliun
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
PBNU: Perbedaan Awal Ramadhan Jangan Jadi Perdebatan, Ini Sudah Biasa
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Rano Karno Tegaskan Parkir Liar di Tanah Abang Sudah Ditertibkan!
• 3 jam laludisway.id
thumb
Tembus Rp 45 Ribu Per Kg, Mendag Budi Bakal Cek Harga Daging Ayam di Pasaran
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.