Perusahaan royalti emas dan logam mulia asal Kanada, Elemental Royalty Corporation (ELE), membuat sejarah baru di industri pertambangan dengan menawarkan opsi pembayaran dividen dalam bentuk emas digital berbasis blockchain atau emas kripto.
Dalam pengumuman terbarunya, Rabu (18/2), Elemental menyatakan pemegang saham kini dapat memilih menerima dividen tidak hanya dalam bentuk uang fiat, tetapi juga dalam bentuk Tether Gold (XAUT), token emas yang diterbitkan oleh Tether.
Langkah ini menjadikan Elemental sebagai perusahaan emas publik pertama di dunia yang memberi opsi pembayaran dividen dalam aset kripto berbasis emas.
"Pemegang saham yang memilih opsi ini akan menerima dividen dalam bentuk XAUT, token yang nilainya terhubung langsung dengan harga emas dan tambahan fleksibilitas penyelesaian secara digital," kata Elemental Royalty dikutip dari Coindesk, Rabu (18/2).
Skema ini dinilai memberi fleksibilitas lebih besar bagi investor, terutama mereka yang ingin menyimpan aset dalam bentuk emas namun tanpa harus bergantung pada sistem kustodian tradisional.
Tether Jadi Pemegang Saham BesarLangkah inovatif ini muncul setelah Tether membeli sekitar sepertiga saham Elemental tahun lalu. Kolaborasi tersebut kini berkembang dari sekadar kepemilikan saham menjadi integrasi produk ke dalam kebijakan dividen perusahaan.
CEO Tether, Paolo Ardoino, mengatakan emas selalu menjadi salah satu penyimpan nilai paling tepercaya di dunia, namun mengintegrasikannya secara langsung ke dalam model distribusi keuangan modern selama ini sulit dilakukan.
“Penggunaan XAUT untuk dividen pemegang saham sepenuhnya mengubah dinamika tersebut. Ini menandai langkah besar bagi industri emas dan menunjukkan bagaimana aset tokenisasi dapat membuka model keuangan baru yang sebelumnya sulit dijangkau," katanya dikutip dari situs tether.io.
Pasar emas tokenisasi memang tengah berkembang pesat. Nilai total kapitalisasi pasar emas berbasis blockchain telah melampaui USD 5 miliar. XAUT sendiri disebut sebagai pemimpin sektor tersebut, baik dari sisi volume perdagangan maupun jumlah suplai yang beredar.
Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh investor ritel yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas dengan cara yang lebih praktis dan digital, tanpa perlu menyimpan emas fisik atau melalui perantara konvensional.
Dengan kebijakan barunya, Elemental bukan hanya menawarkan dividen, tetapi juga membuka babak baru konvergensi antara industri pertambangan emas dan teknologi blockchain.





