Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, membuka Focus Group Discussion (FGD) terkait pengaturan rokok elektronik (vape) serta pembatasan penggunaan dinitrogen oksida atau N2O di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/2).
Dalam sambutannya, Suyudi menegaskan vape memiliki potensi risiko karena kerap disalahgunakan sebagai media konsumsi narkoba. Ia menilai, meskipun regulasi dari BPOM telah diterbitkan, pengawasan di lapangan masih perlu diperkuat, terutama karena peredaran produk ilegal masih marak di masyarakat.
Selain itu, ia juga menyoroti temuan produk dinitrogen oksida, seperti “whip pink”, yang dijual bebas tanpa pengawasan ketat dan kini menjadi tren. Melalui forum diskusi tersebut, BNN berharap dapat merumuskan kajian yang komprehensif, berbasis ilmiah, serta memiliki landasan akademis dan hukum yang kuat sebagai dasar kebijakan ke depan.





