KAI Commuter: Penumpang dapat berbuka puasa di KRL saat Ramadhan

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - KAI Commuter memberlakukan aturan khusus yang membolehkan penumpang berbuka puasa di dalam perjalanan selama Ramadhan 1447 Hijriah, guna memberikan kenyamanan bagi pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line saat waktu berbuka tiba.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pengguna diperbolehkan untuk membatalkan puasa Ramadhan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta.

"Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama," kata Karina di Jakarta, Rabu.

Karina menyampaikan petugas akan menginformasikan waktu berbuka puasa, baik di dalam Commuter Line maupun di area stasiun.

Selain itu, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang bisa dinikmati oleh seluruh pengguna dengan menggunakan botol minum (tumbler) sendiri.

Selama bulan Ramadhan, operasional pelayanan perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta tetap berjalan normal. Untuk Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB.

Sedangkan pelayanan Commuter Line Basoetta sebanyak 70 perjalanan setiap hari dan sebanyak 14 perjalanan untuk Commuter Line Merak.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, pada bulan Ramadan ini tetap mengoperasikan sebanyak 27 perjalanan dan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Prameks setiap harinya.

Karina meminta pengguna Commuter Line untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk sampah bekas kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa di dalam kereta.

"Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," ujarnya.

KAI Commuter berharap seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan menghormati pengguna lainnya.



Baca juga: KAI: Presiden minta tak cuma tambah gerbong, tapi benahi prasarana KRL

Baca juga: KAI proyeksi volume penumpang KRL naik jadi 437 juta pada 2030

Baca juga: Presiden Prabowo anggarkan KAI Rp5 triliun untuk tambah gerbong kereta




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendiktisaintek Ungkap Pembangunan Sekolah Garuda Capai Rp 200 Miliar
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ternyata Ini Kepanjangan Kijang pada Mobil Toyota, Sudah Tahu Belum?
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Beda dengan Muhammadiyah, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
• 20 jam lalurealita.co
thumb
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Masih Ingat Agus Salim? Korban Penyiraman Air Keras yang Kontroversi Donasi Kini Makin Merana Ditinggal Istri
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.