Pemerintah akan membangun 4 SMA Unggul Garuda. Ini merupakan bagian dari program Sekolah Garuda yang unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Keempat sekolah baru ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Biaya bisa mencapai Rp 200 miliar untuk satu sekolah.
"Biaya pembangunan per sekolah sebetulnya bervariasi karena ternyata masing-masing lokasi ini juga ada beberapa faktor tertentu, ada faktor yang mempermudah, ada faktor penyulit, dan seterusnya sehingga ada kisaran sekitar Rp 200 miliar untuk pembangunannya saja itu untuk pembangunan sekolahnya," kata Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini (Titin), dalam konferensi pers di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Rabu (18/2).
"Dan untuk nanti operasional dan seterusnya itu juga adalah biaya-biaya proses pembelajaran termasuk untuk siswa, untuk gaji, untuk guru tenaga kependidikan, dan seterusnya itu juga sudah disiapkan," tambah dia.
Terpisah, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, keempat Sekolah Garuda ini akan dibangun dan menampung talenta unggul.
Saat ini, empat Sekolah Garuda tengah disiapkan di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), serta Tanjung Selor di Kalimantan Utara.
"Yang sekarang empat yang dibangun itu adalah ada yang pertama di Belitung Timur, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kemudian yang kedua itu di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Kemudian yang ketiga itu ada di Konawe Selatan, di Sulawesi Tenggara. Terus kemudian yang keempat itu adalah di Bulungan, eh Tanjung Selor, Tanjung Selor, di Kalimantan Utara, di Bulungan, Kalimantan Utara," terang Najib.
"Empat titik Sekolah Garuda Baru yang sekarang sedang kami bangun, siap untuk dipakai pada Juni 2026," imbuh Najib.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471154/original/029606400_1768278779-3.jpg)