Mendag-Produsen Minyak Goreng Bicara Efek Harga CPO Naik, Ini Hasilnya

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat membuka Pasar Murah di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Rabu (18/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, posisi harga Crude Palm Oil (CPO) saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan tiga tahun lalu, ketika pemerintah menetapkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita.

Budi mengungkapkan, harga CPO sempat terkoreksi sekitar 15%-16% pada tahun lalu, namun rata-rata harga CPO kini justru kembali naik dan tercatat di level Rp14.035 per kilogram (kg). Angka ini berada di atas harga eceran tertinggi (HET) distribusi dari produsen ke distributor tingkat pertama (D1) yang berada di kisaran Rp13.500 per kg.

"Sekarang harga CPO untuk bahan baku minyak itu kemarin ya di Palembang Rp14.035, CPO-nya," kata Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (18/2/2026).


Ia mengakui harga CPO yang tinggi saat ini membuat produsen mengalami kerugian, pasalnya meski harga CPO di level Rp14.035 per kg, para produsen tetap harus mendistribusikan Minyakita dengan harga Rp13.500 per liter ke D1.

Namun, Budi memastikan harga CPO tidak memengaruhi harga Minyakita di tingkat produsen. Ia memastikan, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan para produsen, supaya harga jual Minyakita dari produsen ke D1 tetap sesuai HET.

"Ya kita terus koordinasi dengan mereka (produsen). (Tapi tidak naik meski CPO mahal) karena kan dia penjualannya harus tetap sesuai HET. Dia (produsen) nggak menjual lebih, itu yang harus kita awasi, tetap sesuai HET, dari produsen ke D1 Rp13.500 per liter, D1 ke D2 Rp14.000 per liter," jelasnya.

Baca: Harga Minyakita Masih Mahal, Kapan Balik Normal? Ini Jawaban Mendag

Menghadapi situasi tersebut, pemerintah belum ada rencana untuk melakukan relaksasi atau penyesuaian kembali HET Minyakita. Akan tetapi, lanjutnya, pemerintah berencana memperluas ketersediaan minyak goreng alternatif atau second brand sebagai pendamping Minyakita. Langkah ini ditempuh agar konsumen tetap memiliki alternatif produk minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau di pasaran.

Di sisi lain, Kemendag juga mencatat adanya kenaikan Harga Referensi (HR) CPO menjelang perayaan Hari Raya Imlek dan Ramadan 2026. Kenaikan ini turut mempertegas tren penguatan harga komoditas sawit di pasar global.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menyampaikan, HR CPO untuk periode 1-28 Februari 2026 ditetapkan sebesar US$918,47 per metrik ton (MT). Nilai tersebut naik US$2,84 atau sekitar 0,31% dibandingkan HR Januari 2026 yang berada di level US$915,64 per MT.

Menurut Tommy, penguatan HR CPO tidak lepas dari meningkatnya permintaan, sementara produksi justru mengalami penurunan.

"Peningkatan ini disebabkan oleh naiknya permintaan sebagai antisipasi Hari Raya Imlek dan Ramadan, yang tidak diiringi dengan peningkatan suplai akibat penurunan produksi," kata Tommy dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Baca: Kejagung Tetapkan 11 Orang Tersangka Kasus CPO, Negara Rugi Rp 14 T

Penetapan HR CPO tersebut mengacu pada rata-rata harga dari sejumlah bursa internasional, yakni Bursa CPO Indonesia sebesar US$855,66 per MT, Bursa CPO Malaysia US$981,28 per MT, serta harga CPO di Pelabuhan Rotterdam yang mencapai US$1.209,81 per MT.

Dari ketiga acuan tersebut, pemerintah menggunakan rata-rata dua harga median sebagai dasar perhitungan, sehingga menghasilkan HR CPO sebesar US$918,47 per MT.

Sementara itu, untuk Februari 2026 pemerintah menetapkan Bea Keluar (BK) CPO tetap sebesar US$74 per MT. Adapun Pungutan Ekspor (PE) ditetapkan sebesar 10% dari HR CPO atau setara US$91,8472 per MT.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Bersaing Dengan Minyak Kedelai Cs, Gimana Nasib CPO RI 2026?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa STIK angkatan 83/WPS Sumbang 70 Ekor Sapi untuk Tradisi Meugang di Aceh
• 1 jam laludisway.id
thumb
Cara Bikin QRIS All Payment Buat Warung hingga Pedagang Kaki Lima
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Apakah Puasa Dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi? Intip Penjelasannya
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ramadan Tanpa Pusing! Bupati Andi Rosman Jamin Stok Sembako Aman agar Warga Wajo Fokus Beribadah!
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Mensesneg: Satgas Pemulihan Bencana Tak Punya Batas Waktu, Huntara Dikebut Sebelum Lebaran
• 4 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.