Apakah Puasa Dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi? Intip Penjelasannya

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang umum, dan ada beberapa cara terbukti untuk menurunkannya.

Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat bermanfaat bagi sebagian orang dengan hipertensi, meski efektivitas dan keamanannya bergantung pada kondisi individu.

Dilansir dari laman Health, sejumlah penelitian menunjukkan efek positif puasa terhadap tekanan darah. Sebuah penelitian pada 2022 mengamati orang dewasa dengan dan tanpa hipertensi yang berpuasa selama 16 jam.

Hasilnya, peserta dengan tekanan darah tinggi mengalami penurunan tekanan darah siang hari, sementara peserta tanpa hipertensi tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Manfaat Kesehatan Lain dari Puasa
Selain berpotensi menurunkan tekanan darah, puasa intermiten juga dapat memberikan manfaat lain bagi kesehatan jantung dan metabolisme, antara lain:

1. Menurunkan kolesterol dan trigliserida: Puasa dapat menurunkan kolesterol LDL (“jahat”) dan trigliserida, yang berkontribusi pada kesehatan jantung.

2. Menstabilkan gula darah: Puasa membantu tubuh mengelola gula darah lebih baik, terutama pada individu dengan obesitas atau pradiabetes.

3. Mengontrol nafsu makan dan menurunkan berat badan: Penelitian menunjukkan puasa selang sehari dapat menurunkan 3-8 persen berat badan dalam 3-12 minggu.

4. Mengurangi peradangan: Puasa dapat menurunkan penanda peradangan dalam darah, mendukung kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.

Tips Berpuasa dengan Aman
Bagi yang berpuasa sebagai strategi untuk menurunkan tekanan darah, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Minum cukup air: Hidrasi penting untuk mencegah dehidrasi, sakit kepala, atau pusing.

2. Perhatikan asupan makanan: Konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh dapat membantu menghindari sembelit dan efek samping awal puasa. Hindari makanan ultra-olahan yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

3. Fokus pada nutrisi: Batasi alkohol dan pilih makanan bernutrisi untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

4. Jadwal olahraga yang bijak: Lakukan olahraga agar tubuh memiliki energi cukup dan aman dari risiko penurunan gula darah.

Dengan penerapan yang tepat, puasa bisa menjadi strategi tambahan untuk mendukung pengelolaan tekanan darah, sekaligus meningkatkan kesehatan jantung dan metabolisme tubuh. (mun/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Dimulai pada Kamis 19 Februari 2026
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Lebih dari 1.200 Tokoh Israel Tolak RUU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Disidang Etik Besok, Sanksi PTDH Menanti!
• 3 jam laludisway.id
thumb
Video Unboxing MBG Anak PAUD Viral, Paket Sepekan Dibagikan Jelang Libur Ramadan
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Dukung Pengembalian UU KPK Lama, Jokowi Dinilai Menyiapkan Skenario Tanpa Prabowo
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.