TABLOIDBINTANG.COM - Sahur menjadi kunci penting untuk menjaga stamina selama menjalani puasa seharian.
Sayangnya, masih banyak orang yang memilih makanan secara sembarangan tanpa memperhatikan kandungan gizinya.
Alih-alih memberi energi tahan lama, beberapa jenis makanan justru bisa membuat tubuh cepat lapar, haus, hingga menurunkan konsentrasi.
Agar ibadah puasa tetap lancar dan tubuh tetap bertenaga, berikut lima jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur beserta penjelasannya.
1. Makanan atau Minuman Manis
Makanan dan minuman manis memang menggoda, apalagi saat sahur karena terasa praktis dan cepat memberi energi. Namun, konsumsi gula berlebih dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara cepat, lalu turun drastis dalam waktu singkat.
Kondisi ini membuat tubuh lebih cepat merasa lapar, lemas, bahkan mengantuk saat menjalani aktivitas. Selain itu, minuman manis juga tidak membantu menjaga hidrasi tubuh dalam jangka panjang.
2. Karbohidrat Tanpa Protein Pendamping
Mengonsumsi karbohidrat saja, seperti nasi putih atau roti tanpa tambahan protein, dapat membuat energi cepat habis. Karbohidrat sederhana mudah dicerna tubuh sehingga rasa kenyang tidak bertahan lama.
Protein berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Tanpa protein, tubuh cenderung lebih cepat lapar sebelum waktu berbuka tiba.
3. Makanan yang Terlalu Asin atau Berminyak
Makanan dengan kandungan garam tinggi seperti makanan instan, gorengan, atau lauk yang terlalu asin bisa meningkatkan rasa haus selama puasa. Garam berlebih membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk menyeimbangkan kadar natrium.
Sementara itu, makanan berminyak cenderung lebih sulit dicerna sehingga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, kembung, hingga menurunkan energi.
4. Minuman Kafein yang Berlebihan
Kopi atau teh sering menjadi pilihan untuk mengusir kantuk saat sahur. Namun, konsumsi kafein berlebihan justru dapat memicu dehidrasi karena sifatnya yang meningkatkan produksi urine.
Selain itu, kafein juga bisa memicu gangguan lambung pada sebagian orang serta membuat jantung berdebar jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
5. Makanan Ultra Process
Makanan ultra processed seperti sosis, nugget, makanan instan, atau camilan kemasan biasanya mengandung tinggi garam, gula, lemak jenuh, serta bahan tambahan lainnya. Jenis makanan ini cenderung rendah serat dan nutrisi penting.
Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan energi berkualitas yang dibutuhkan selama puasa, sehingga lebih mudah merasa lelah dan lapar.
Pilihan Sahur yang Lebih Sehat
Sebagai gantinya, pilih menu sahur yang seimbang, mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukup cairan.
Kombinasi ini membantu menjaga energi lebih stabil dan mengurangi rasa lapar maupun haus sepanjang hari.
Dengan memperhatikan pola makan saat sahur, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, tubuh tetap bertenaga, dan aktivitas sehari-hari pun tetap optimal.




