Mal sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern dan identik dengan tempat belanja, nongkrong, hingga hiburan keluarga. Namun, di balik kemegahan fasad kaca dan deretan toko branded, ada banyak fakta menarik tentang mal yang jarang kita sadari.
Keberadaan mal sebenarnya bukan sekadar tentang transaksi jual beli semata, melainkan sebuah mahakarya arsitektur dan strategi pemasaran yang sangat terencana. Setiap sudutnya dirancang sedemikian rupa untuk memengaruhi suasana hati dan perilaku kita. Melansir dari berbagai sumber, berikut 5 fakta menarik tentang mal yang akan memberikan perspektif baru saat kita berkunjung ke sana di kemudian hari.
1. Mal Pertama di DuniaGalleria Vittorio Emanuele II, mal pertama di dunia/Foto: Unsplash.com/tompodmore86
Banyak yang mengira bahwa konsep mal modern lahir di Amerika Serikat pada abad ke-20, tapi sejarah mencatat bahwa akarnya jauh lebih tua dan berasal dari daratan Eropa. Galleria Vittorio Emanuele II yang terletak di Milan, Italia, sering disebut sebagai prototipe mal tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.
Melansir Reader's Digest, mal yang dibangun antara tahun 1865 hingga 1877 ini bukan hanya merupakan tempat belanja, melainkan sebuah monumen kemegahan arsitektur yang menghubungkan Duomo di Milano dengan Teater La Scala. Struktur bangunannya menggunakan atap kaca dan besi yang sangat revolusioner pada masanya, menciptakan ruang publik yang terlindung dari cuaca namun tetap mendapatkan cahaya alami.
Fakta menarik mal ini terletak pada fungsinya yang sejak dulu sudah menjadi tempat berkumpulnya para intelektual, seniman, dan kaum borjuis Milan. Dengan lantai mosaik yang indah dan toko-toko mewah yang berderet, Galleria Vittorio Emanuele II membuktikan bahwa konsep pusat perbelanjaan terpadu sudah menjadi pusat gaya hidup masyarakat kelas atas sejak ratusan tahun lalu.





