Bisnis.com, SURABAYA – Jalur kereta api tujuan stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya telah dapat dilalui usai terdampak bencana banjir di Grobogan, Jawa Tengah, Senin (16/12/2026) silam. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
“Kemarin [Selasa] kereta sudah bisa dilalui dengan kecepatan normal,” jelas Mahendro Trang Bawono saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).
Seperti diketahui, banjir yang merendam kawasan Grobogan membuat operasional kereta api terganggu terutama perlintasan jalur utara Jawa karena luapan air yang ikut menggenangi jalur.
Tepatnya di Jembatan 46 KM 21+9/0 petak jalan antara Stasiun Tegowanu – Stasiun Brumbung dan Jembatan 59 KM 27+9/0 petak jalan antara Stasiun Gubug – Stasiun Tegowanu.
Usai dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh petugas prasarana, jalur pada petak yang sempat terendam banjir itu sudah dinyatakan aman oleh otoritas terkait guna dilalui dengan penerapan kecepatan terbatas sebagai mitigasi risiko. KAI pun sempat melakukan pengalihan rute sejumlah kereta api melalui lintas Brumbung–Gundih–Gambringan.
Tercatat sebanyak empat jadwal kereta api tujuan KAI Daop 8 Surabaya sempat mengalami keterlambatan. Di antaranya, KA Argo Anjasmoro (KA 30F) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Surabaya Pasarturi, KA Gumarang (PLB 164A) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Surabaya Pasarturi.
Kemudian, KA Jayabaya (KA 92/93) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Surabaya Pasarturi - Stasiun Malang, dan KA Harina (KA 96) relasi Stasiun Bandung - Stasiun Surabaya Pasarturi.
Lebih lanjut, Mahendro memastikan bahwa seluruh jalur yang sempat terdampak kini sudah dapat dilewati dan jadwal kereta api, baik kereta api dari maupun tujuan Stasiun KAI Daop 8 Surabaya, telah beroperasi sesuai jadwal yang tersedia.
“Untuk keberangkatan dan kedatangan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 8 Surabaya tepat sesuai jadwal,” pungkas Mahendro.




