Utang Luar Negeri Indonesia Naik pada Triwulan IV-2025, Capai USD431,7 Miliar

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi ULN pada triwulan III-2025 sebesar USD427,6 miliar.

Utang Luar Negeri Indonesia Naik pada Triwulan IV-2025, Capai USD431,7 Miliar. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD431,7 miliar. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi ULN pada triwulan III-2025 sebesar USD427,6 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan perkembangan posisi ULN triwulan IV-2025 terutama dipengaruhi ULN sektor publik. 

Baca Juga:
Utang Pemerintah Rp9.637,90 Triliun, Ini Kata Purbaya

Ramdan merinci untuk ULN pemerintah pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar USD214,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi triwulan III-2025 sebesar USD210,1 miliar. 

"Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," ujar Ramdan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga:
Ini Kata Ekonom Soal Rencana Bayar Utang Whoosh Pakai APBN

Dia memastikan sebagai salah satu instrumen dalam pembiayaan APBN, ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional.

Penggunaan ULN pemerintah difokuskan untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,1 persen dari total ULN pemerintah), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,8 persen), Jasa Pendidikan (16,2 persen), Konstruksi (11,7 persen), serta Transportasi dan Pergudangan (8,6 persen). 

Baca Juga:
Purbaya Tegaskan APBN Masih Sanggup Bayar Cicilan Utang Whoosh

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN swasta menurun. Posisi ULN swasta tercatat sebesar USD192,8 miliar pada triwulan IV 2025, menurun dibandingkan dengan posisi triwulan III 2025 sebesar USD194,5 miliar.

Perkembangan tersebut dipengaruhi penurunan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations). Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 79,9 persen terhadap total ULN swasta. 

ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3 persen terhadap total ULN swasta.

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,9 persen pada triwulan IV 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,7 persen dari total ULN. 

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
39 Brigjen Dimutasi Panglima TNI pada Februari 2026, Berikut Ini Namanya
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Jelang Ramadan, Andre Rosiade Bagikan 5.000 Sembako ke Warga Sawahlunto
• 9 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Bilang Ada Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Tertahan di Bea Cukai
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Gunung Kilauea Hawaii Kembali Erupsi, Lava Panas Tembus 300 Meter
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Kelembagaan Pangan Harus Dikelola Secara Modern agar Tidak Ada Konflik Kepentingan
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.