Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, menyatakan kerusakan lahan sawah yang terdampak bencana Sumatera mencapai 94 ribu hektare (ha).
Amran mengatakan, progres pemulihan sawah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan kabar baik, dengan penanaman disebut telah mencapai sekitar 39 ribu hektare.
“Kemudian tingkat kerusakan lahan sawah yang terdampak ada 94 ribu hektare. Hari ini kita sudah kirim dan penanaman kurang lebih 39 ribu hektare,” kata Amran dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Selain itu, lahan sawah yang rusak dan sempat direhatkan justru mendapat material longsoran berupa humus yang cukup subur.
“Sehingga tidak perlu hanya irigasi yang kita perbaiki dan langsung kita melakukan penanaman,” tutur Amran.
Ia pun memastikan pangan dalam kondisi aman karena ketersediaan di lapangan diperkirakan cukup untuk tiga bulan ke depan.
“Insya Allah sektor pertanian khususnya pangan, kita tersedia pangan, kita di lapangan cukup untuk tiga bulan ke depan dan stok nasional kita hari ini Alhamdulilah tertinggi yaitu 3,5 juta ton,” sebut Amran.
Dalam paparannya, Amran menyampaikan total bantuan negara yang telah terealisasi mencapai sekitar Rp 1,52 triliun, terdiri dari bantuan reguler sekitar Rp 1 triliun serta bantuan non-reguler dari mitra dan kementerian terkait senilai Rp 758 miliar.
“Perlu kami sampaikan, stok beras di lapangan kurang lebih 100 ribu ton atau tiga kali kebutuhan, tiga bulan kebutuhan di lapangan,” lanjut Amran.





