Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan perbaikan seluruh 3.000 fasilitas kesehatan terdampak bencana di Sumatera pada akhir Maret 2026. Budi mengatakan saat ini rumah sakit dan puskesmas di daerah terdampak bencana telah beroperasi.
"Alhamdulillah seluruh rumah sakit, seluruh puskesmas sudah beroperasi sekarang, ya. Kita tinggal 21 pustu (puskesmas bantuan) dari ribuan fasilitas kesehatan," kata Budi dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Budi menjelaskan ada dua kebutuhan mendesak yang perlu percepatan. Yang pertama, kata dia, pencairan dana renovasi bagi 8.850 tenaga kesehatan (nakes) yang rumahnya terdampak bencana.
"Itu sudah diverifikasi oleh saya dan Kemenkes dan Kemendagri, tinggal dicairkan dana renovasinya. Nah itu butuh percepatan dari 8.875 rumah nakes yang rusak itu agar bisa dibayar sebelum lebaran kalau bisa," katanya.
"Ini sekarang sudah berjalan memang progresnya, tapi butuh percepatan," sambungnya.
Budi mengatakan pemerintah menargetkan perbaikan 100% terhadap lebih dari 3.000 fasilitas kesehatan yang terdampak pada akhir Maret. Sebab itu, dia mengatakan dibutuhkan anggaran sebesar Rp529,3 miliar.
"Kita berencana akhir Maret kita memperbaiki 100% seluruh fasilitas kesehatan yang sekitar 3000-an lebih itu. Itu butuh dana Rp 529,3 miliar, surat permohonannya sudah kita sampaikan tanggal 20 Januari dan kita mohon percepatan saja persetujuannya," tuturnya.
(amw/rfs)





