PT PLN Nusantara Power (PLN NP) berhasil mengelektrifikasi kereta api cepat Malaysia, East Coast Rail Link (ECRL), pada 15 Januari 2026.
Tuntasnya energized Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan ini, 15 hari lebih cepat dari tenggat semula, yakni 31 Januari 2026.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menegaskan, capaian ini adalah bukti nyata kompetensi global anak bangsa di sektor konstruksi ketenagalistrikan.
"Keberhasilan proyek ECRL ini menunjukkan kapabilitas engineering dan konstruksi ketenagalistrikan PLN Nusantara Power telah memenuhi standar internasional."
Baca Juga: Efek Negosiasi Iran-Amerika Serikat, Harga Minyak Rabu Pagi (18/2) Jadi Segini
"Penyelesaian lebih cepat dari target menjadi bukti perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis lintas negara."
"Ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional," ujar Ruly lewat keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Senada, Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) Djarot Hutabri menyatakan, proyek ini merupakan tonggak sejarah, karena menjadi proyek luar negeri pertama bagi PLN NPC.
"Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC, dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global."
"Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis," tutur Djarot.
Dalam proyek ini, PLN NPC bertanggung jawab penuh pada design and build elektrifikasi FS 01.
Baca Juga: Bahlil 'Curhat' Kehilangan US$7,5 Juta Gegara Luhut, Ternyata Begini
Pekerjaan meliputi pembangunan 132 kV Switching Station, instalasi transmisi (OHL), hingga kabel bawah tanah sepanjang 3 km.
ECRL adalah jalur kereta listrik sepanjang 665 km yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan.
Proyek ramah lingkungan ini diprediksi mampu memangkas emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun, saat beroperasi penuh pada 2027 mendatang.
Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, kesuksesan di Malaysia ini semakin memperkokoh posisi PLN NP Group sebagai pemain utama konstruksi ketenagalistrikan dan energi hijau di level regional. (*)





