YAHUKIMO, iNews.id - Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap empat anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua orang di antaranya diduga terlibat dalam penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Yusuf Sutejo mengatakan, dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut, dua orang berinisial GW dan EH telah diidentifikasi. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif.
"Dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap awak pesawat perintis Smart Air pada 11 Februari, dua orang telah berhasil diidentifikasi dan saat ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut," ujar Yusuf dikutip Rabu (18/2/2026).
Selain menangkap empat anggota KKB di Yahukimo, aparat juga mendalami keterangan para penumpang yang selamat dari insiden tersebut. Informasi awal menyebut pelaku menggunakan senjata api dan senjata tajam saat melakukan penyerangan.
"Diperkirakan terdapat tiga hingga empat senjata api laras panjang yang digunakan pelaku, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah dan parang. Jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi," katanya.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan. Aparat berupaya mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Pengamanan juga diperketat di wilayah Boven Digoel untuk menjaga situasi tetap kondusif. Langkah ini dilakukan pascapenembakan pesawat Smart Air dan penangkapan anggota KKB di Yahukimo.
Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Upaya penegakan hukum dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjamin keselamatan penerbangan perintis.
Original Article




