JAKARTA, KOMPAS.TV - Aktivis Eggi Sudjana meminta Presiden Prabowo Subianto tidak bergabung dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam "Board of Peace" atau "Dewan Perdamaian".
Eggi bilang, hal tersebut mencederai dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.
“Janganlah gabung sama Donald Trump! Karena dia itu penjajah luar biasa. Negara orang saja, presidennya main comot saja. Jangan! Ini sejak tahun 1148 ini Palestina ini. Kasihan umat Islam dibantai di sana. Harusnya kepada ayat Quran Al-Hujurat ayat 9, kalau ada yang bertikai itu didamaikan,” kata Eggi di Jakarta, Rabu (18/2/2026), dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV, Putri Oktaviani.
“Kalau salah satu tidak mau damai seperti Israel, mesti diserbu tuh Israel itu. Bukan diterima jadi two-state (solution).”
Baca Juga: Prabowo Tiba di AS: Disambut Mahasiswa Diaspora hingga Ikuti Pertemuan BoP dan Perjanjian Tarif
Eggi berharap pesan moralnya terkait kemerdekaan Palestina didengar Presiden Prabowo.
“Saya sudah sampaikan pesan moral ini, dengan hormat, mudah-mudahan Prabowo diberi hidayah oleh Allah. Berani lawan Donald Trump, berani bela Palestina all out, jangan tanggung-tanggung,” ucapnya.
“Ingat dulu Palestina yang pertama mengakui kemerdekaan kita. Jadi saya kira begitu.”
Saat ini, Presiden Prabowo tengah berkunjung ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Trump dalam rangka memperkuat hubungan ekonomi dan keamanan.
Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace pada 19 Februari 2026 di AS untuk membahas stabilitas keamanan dunia.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- eggi sudjana
- presiden prabowo subianto
- presiden donald trump
- board of peace
- donald trump
- Prabowo Subianto





