Warga Protes Jalan Menanjak Setinggi 1,5 Meter di Galaxy Bekasi, Khawatir Kecelakaan dan Banjir

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Warga memprotes kondisi jalan yang melengkung dan menanjak di dekat gerbang Grand Galaxy City, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Jalanan tersebut terlihat cukup curam, bentuknya seperti gundukan panjang dengan kemiringan tajam di kedua sisi.

Sejumlah pengendara motor maupun mobil terlihat harus memperlambat laju kendaraan saat melintas di lokasi tersebut.

Baca juga: Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Aspal Jembatan Wisata Air Kalimalang Mengelupas

Warga RT 15 Pondok Mitra Lestari (PML), Andi Firdaus, menilai pembangunan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan lalu lintas.

"Dari infrastruktur secara fisik dikatakan polisi tidur juga tidak lazim karena tinggi banget 1,5 meter. Dikatakan tanggul juga tidak berbentuk tanggul karena itu menjadi akses jalan raya," ujar Andi saat ditemui Kompas.com, Rabu (18/2/2026).

Menurut Andi, jalan yang disebut sebagai tanggul itu bukan dibangun untuk mencegah banjir di wilayah Pondok Mitra Lestari, melainkan untuk melindungi kawasan Grand Galaxy dari luapan Kali Bekasi.

Ia juga menyoroti kondisi lampu lalu lintas di lokasi yang disebut belum berfungsi normal dan hanya menampilkan lampu kuning berkedip.

"Konturnya terlalu curam, lampu lalu lintasnya sampai saat ini belum normal," ujar dia.

Andi sempat melihat kendaraan yang nyaris kecelakaan akibat kondisi jalan tersebut.

"Beberapa juga saya melihat kejadian ada truk yang enggak sanggup nanjak, kemudian hampir berbenturan dengan motor yang ada di belakangnya," kata dia.

Baca juga: Pasar Baru Bekasi Padat Menjelang Ramadhan, Antrean Kendaraan Mengular hingga 1 Km

Ia juga mempermasalahkan tak ada komunikasi atau koordinasi untuk membuat tanjakan di jalan itu.

"Secara etika bertetangga Galaxi tidak kooperatif karena tidak diskusi dulu dengan kami baiknya gimana, tidak melibatkan kami warga PML," ujarnya.

Ia juga mengkhawatirkan dampak aliran air saat terjadi banjir. Menurutnya, air berpotensi menyebar ke wilayah lain karena tertahan tanggul tersebut.

"Air itu akan mencari tempat yang lebih rendah. Tapi ketika dalam perjalanan kemudian ditanggul, ya dia akan menyebar ke lokasi lain," kata Andi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Hal senada disampaikan Ketua RT 015 Pondok Mitra Lestari, Bowo. Ia menilai pembangunan tersebut kurang tepat dan bukan solusi jangka panjang dalam penanganan banjir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Libur Imlek, Begini Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tarawih Perdana Selasa Malam, ini Suasana Masjid yang Digunakan Warga Muhammadiyah Jalankan Ibadah
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Awal Ramadan 2026 Beda: Ini Alasan Muhammadiyah Gunakan Kalender Global
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Antusiasme Warga Salat Tarawih Perdana Ramadan 2026 di Masjid Istiqlal
• 57 menit laludetik.com
thumb
Kemenkeu Kucurkan Tambahan TKD Rp10,56 Triliun untuk 67 Daerah di Aceh, Sumut dan Sumbar
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.