Rumah Suami Anggota DPRD Jateng Jadi Sasaran Teror Penembakan-Kabar Daerah

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Aksi teror bersenjata mengguncang wilayah Kabupaten Pekalongan setelah rumah Ahmad Muzakhim menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal. Korban merupakan suami dari Nur Fatwah, yang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. 

Insiden ini terjadi di kediaman korban yang berlokasi di Kelurahan Kedungwuni Timur pada Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 21.10 Waktu Indonesia Barat (WIB). Berdasarkan kronologi di lapangan, pelaku yang mengendarai sepeda motor matic berwarna hitam melepaskan satu tembakan pistol dari jarak sekitar sepuluh meter ke arah plafon teras rumah, tepat saat korban tengah bersantai.

Baca Juga :

Densus 88: Siswa Pelempar Molotov di Kalbar Gabung True Crime Community

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Artanto, membenarkan adanya laporan kasus penembakan tersebut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa penanganan kasus kini dilakukan secara intensif oleh Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan dengan dukungan teknis dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, menegaskan bahwa aksi tersebut dikategorikan sebagai bentuk teror yang terencana. Di lokasi kejadian, petugas telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV), serta mengamankan proyektil timah yang ditemukan memantul hingga ke area garasi rumah korban.

Baca Juga :

Suami Anggota DPRD Jateng Jadi Korban Penembakan OTK

Mengenai motif serangan, Ahmad Muzakhim menduga kuat bahwa teror ini berkaitan dengan peran aktifnya dalam mendampingi kasus dugaan salah tangkap seorang pedagang martabak di Polda Jateng. Meski tembakan diarahkan ke atas dan tidak menimbulkan korban luka, intimidasi bersenjata ini dinilai sebagai ancaman serius terhadap keselamatan keluarga pejabat publik tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui sengaja menutupi identitas pelat nomor motornya dengan plastik saat beraksi. Guna menjamin keamanan penghuni rumah, kepolisian telah menyiagakan personel untuk melakukan penjagaan ketat selama dua puluh empat jam penuh di kediaman korban.

Saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Muhammad Fauzan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelindo Regional 4 Makassar Raih Lima Penghargaan K3 dari Pemprov Sulawesi Selatan
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Ramadan Tanpa Pusing! Bupati Andi Rosman Jamin Stok Sembako Aman agar Warga Wajo Fokus Beribadah!
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Hasil Sidang Isbat Puasa 2026, Menag: 1 Ramadan pada 19 Februari
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Kenapa Indonesia Belum Puasa Padahal Arab Saudi Sudah 1 Ramadan 1447 Hijriah? Ini Penjelasannya!
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.