Meksiko menolak berpartisipasi sebagai anggota penuh dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) untuk memantau rencana gencatan senjata di Gaza imbas kurangnya perwakilan Palestine.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Claudia Sheinabaum Presiden Meksiko dalam konferensi pers pada Selasa (17/2/2026).
“Mengingat bahwa kita mengakui Palestina sebagai sebuah negara, kedua negara, Israel dan Palestina, berpartisipasi itu penting. Namun, sistemnya tidak dirancang seperti itu,” katanya seperti dilansir Antara.
Sheinbaum mengatakan negaranya akan mengirim duta besar Meksiko ke PBB sebagai pengamat.
“Mereka mengundang kami untuk hadir sebagai pengamat; jika kami tidak akan berpartisipasi, maka kami akan hadir sebagai pengamat. Dan bersama dengan menteri luar negeri, kami memutuskan bahwa duta besar kami untuk PBB akan hadir sebagai pengamat,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pertemuan perdana dewan pada Kamis di Washington, DC.
Sheinbaum telah menyatakan dukungannya untuk Palestina, menggambarkan serangan Israel yang terus-menerus terhadap Jalur Gaza dan rakyat Palestina sebagai genosida dan menyerukan solusi dua negara.
Meski AS telah memberikan setidaknya 21,7 miliar dolar bantuan militer kepada Israel sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023, di mana Israel telah membunuh lebih dari 71 ribu warga Palestina, Trump mengumumkan sebuah badan yang dipimpin AS yang bertujuan untuk memulihkan perdamaian di kawasan tersebut.
Dewan Perdamaian itu terdiri dari sekutu setia AS di Eropa, Timur Tengah, Asia Timur, dan Amerika Latin.(ant/ily/ham/rid)




