JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bantuan kemanusiaan dari diaspora Aceh di Malaysia hingga kini belum bisa disalurkan ke daerah terdampak bencana.
Sebab, kata dia, masih tertahan karena belum mendapatkan izin dari bea cukai.
BACA JUGA:500 Jemaah Bakal Buka Puasa Bersama Tiap Hari, Jakarta Islamic Centre Galang Gerakan Lima Bungkus Nasi
BACA JUGA:Sektor Pengolahan Cetak Rekor Tertinggi dalam 13 Tahun, Pengamat: Sinyal Reindustrialisasi
"Saat ini ada bantuan dari diaspora Aceh. Kita tahu bahwa di Malaysia ada lebih kurang hampir 500 ribu warga Aceh yang bekerja di sana, yang memiliki hubungan keluarga. Mereka selain membantu keluarganya masing-masing, bantuan uang, tapi mereka juga mengumpulkan barang-barang, pangan terutama," kata Tito dalam rapat bersama Pimpinan DPR RI, Rabu, 18 Februari 2026.
"Mereka sudah siap barangnya dikirim dari Port Klang di Kuala Lumpur, akan dikirim ke pelabuhan di Lhokseumawe, Pelabuhan Krueng Geukueh namanya. Tapi sekarang masih tertahan karena dari Bea Cukai belum mengizinkan masuk," sambung dia.
Dalam rapat tersebut, Tito meminta arahan sekaligus dukungan dari pimpinan DPR agar distribusi bantuan dapat segera direalisasikan. Ia menilai bantuan itu penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
BACA JUGA:Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadhan 2026 agar Ibadah Lebih Suci dan Khusyuk
BACA JUGA:Rp126 Miliar Bantuan Pakaian untuk Korban Banjir di Sumatera dan Aceh, Mendagri: Bukan Barang Bekas
Tito juga mengungkapkan bahwa persoalan bantuan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Presiden, kata dia, telah memberikan arahan agar bantuan dari masyarakat dapat diterima dengan ketentuan tertentu.
“Kami sudah sampaikan saat itu kepada Bapak Presiden, sepanjang itu adalah bukan dari G to G, silakan diterima. G to G harus melalui Menlu. Nah kemudian ini bukan G to G, tapi dari komunitas masyarakat di sana yang ada hubungan keluarga yang mereka bekerja di Malaysia,” tuturnya.
BACA JUGA:Mantan Suami Ayu Ting Ting VIRAL! Muncul ABG 16 Tahun Mengaku Anaknya, Bilqis Punya Kakak?
BACA JUGA:Gerebek Apartemen, Polda Metro Jaya Amankan 738 Butir Ekstasi Siap Edar
Untuk itu, Tito memohon agar bantuan dari diaspora ini bisa diterima demi menjaga hubungan baik. Sementara ini, bantuan tersebut masih tertahan di Port Klang, Malaysia.
- 1
- 2
- »




