Bandung: Polda Jawa Barat memusnahkan barang bukti narkoba, minuman keras (miras), yang merupakan gabungan dari seluruh polres jajaran. Barang bukti tersebut merupakan hasil dari sejumlah rangkaian operasi kepolisian yang dilakukan menjelang bulan Ramadan 1447 H/2026.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, sebanyak sabu 28,9 kilogram, 160 ribu butir obat-obatan terlarang, 69 ribu botol miras, dan barang bukti narkoba lainnya yang dimusnahkan. Tindakan pemusnahan itu dilakukan karena telah merugikan juga berdampak buruk bagi masyarakat.
"Tidak hanya daya rusak terhadap si pengkonsumsi, tapi urutan dampak lainnya yang mengikuti. Ada kekerasan, ada perkelahian, pengeroyokan, bahkan ada pelecehan dan tidak sedikit yang berakibat meninggal dunia. Ini konflik dan masalah sosial yang timbul dari mengkonsumsi narkoba, minum-minuman keras, dan pencurian kendaraan motor," jelas Rudi di Mapolda Jawa Barat, Rabu 18 Februari 2026.
Barang bukti dari berbagai jenis narkoba, miras, hingga knalpot brong dimusnahkan Polda Jawa Barat. (Metrotvnews.com/P Aditya)
Selain narkoba, kata Rudi, Polda Jawa Barat juga telah menyita sebanyak sekitar 4.500 knalpot brong atau bising yang tidak sesuai dengan standar. Sementara sebanyak 1.000 motor dan mobil yang diduga hasil dari tindak pidana pencurian akan dikembalikan kepada masyarakat.
"Kita juga musnahkan 4.500-an knalpot yang tidak sesuai standar dan menimbulkan polusi suara, menimbul gangguan, dan sebagainya. Tadi kita telah mengembalikan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat kepada pemilik aslinya. Silahkan bagi masyarakat lain yang merasa kendaraannya hilang dapat ke sini ke polda dengan menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya dan tidak dipungut biaya," ucap Rudi.
Baca Juga :
Penyintas Bencana di Lhokseumawe Antusias Rayakan Tradisi Meugang Rayeuk Jelang Ramadan"Saya mengucapkan terima kasih buat Pak Kapolda dan seluruh jajaran para Kapolres dan seluruh jajaran yang telah menciptakan Jawa Barat setahun terakhir ini dalam kondisi keamanannya semakin baik, ketertibannya semakin baik, lalu lintasnya semakin tertata," kata Dedi.
Dedi mengatakan, pihaknya tetap mendukung pihak kepolisian agar tetap memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat. Dia juga mendukung penindakan terhadap segala aksi kriminalitas yang terjadi di Jawa Barat.
"Tentunya spirit ini harus tetap kita pertahankan dan terus kita tingkatkan dengan mendorong masyarakat juga memiliki kesadaran bahwa ketertiban itu milik kita semua," ucap Dedi.




