Menlu Iran Nilai Pembicaraan Nuklir Terbaru dengan AS Tunjukkan Kemajuan

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negosiasi nuklir tidak langsung dengan Amerika Serikat (AS) berlansung lebih serius.

Araghchi pada Selasa, 17 Februari 2026 mengatakan, perundingan nuklir berlangsung dengan pembahasan yang “lebih serius” serta suasana dialog yang “lebih konstruktif”.

Berbicara kepada wartawan setelah putaran kedua pembicaraan dengan AS di Jenewa yang dimediasi Oman, Araghchi menyatakan kedua pihak mencapai kesepahaman umum mengenai sejumlah “prinsip panduan” yang akan menjadi dasar untuk mulai menyusun teks kemungkinan kesepakatan.

“Diputuskan bahwa kedua pihak akan menyusun rancangan kesepakatan yang berpotensi dicapai, dan setelah saling menukar teks tersebut,” ujar Araghchi, dikutip dari Anadolu, Rabu, 18 Februari 2026.

“Waktu pelaksanaan putaran pembicaraan berikutnya akan ditentukan,” lanjut Araghchi.

Baca Juga :

AS-Iran Capai Kesepakatan Prinsip Dasar Perundingan Nuklir di Jenewa
Diplomat tertinggi Iran itu menambahkan kini terdapat jalur yang jelas di depan untuk melanjutkan negosiasi nuklir dengan pihak Amerika, yang dinilai positif dari sudut pandang Teheran.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan dalam pembicaraan tidak berarti kesepakatan cepat akan segera tercapai. Proses negosiasi baru saja dimulai dan telah menghasilkan “kemajuan yang baik”, namun kedua pihak masih memiliki posisi yang membutuhkan waktu untuk dipersempit.

Araghchi juga menyebut belum ada tanggal pasti untuk putaran selanjutnya antara Teheran dan Washington, serta masih terlalu dini untuk membicarakan peta jalan yang rinci.

Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi menyampaikan bahwa putaran dialog hari Selasa berakhir dengan “kemajuan yang baik menuju penentuan tujuan bersama serta isu teknis yang relevan.”


Dalam unggahan di platform X, Albusaidi menggambarkan pembicaraan sebagai “konstruktif” dan mengatakan para pihak telah melakukan “upaya serius” untuk menetapkan prinsip panduan bagi kesepakatan akhir. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi kepala badan nuklir PBB Rafael Grossi, sambil menekankan masih ada pekerjaan lanjutan sebelum pertemuan berikutnya. Rincian Teknis Negosiasi Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa pembicaraan di Jenewa terutama berfokus pada aspek teknis perundingan nuklir. Menurut laporan tersebut, kedua pihak saling bertukar catatan mengenai isu teknis dengan keterlibatan para ahli di bidang nuklir, hukum, dan ekonomi.

Delegasi Iran dipimpin Araghchi, sementara pihak Amerika dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff serta penasihat Presiden AS Jared Kushner. Kedua delegasi lebih dulu mengadakan pertemuan terpisah dengan Albusaidi di Kedutaan Oman sebelum kemudian bertukar pesan melalui mediator.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan kepada wartawan di lokasi bahwa pembicaraan menitikberatkan pada pencabutan sanksi serta persoalan teknis.

Baghaei juga menyebut Grossi hadir dalam proses negosiasi dan kedua pihak melakukan pembicaraan terpisah dengannya. Putaran pertama pembicaraan berlangsung di Muscat awal bulan ini, lebih dari delapan bulan setelah jalur diplomasi terhenti menyusul perang Iran–Israel pada Juni tahun lalu.

Seorang wartawan kantor berita pemerintah Iran, IRNA yang mendampingi delegasi ke Jenewa mengatakan negosiasi berlangsung “sangat serius” dan beberapa isu umum telah disepakati. Ia menambahkan pembahasan detail akan dilanjutkan setelah masing-masing delegasi berkonsultasi dengan pemerintah mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Como Ubah Formasi Demi Balas Dendam ke Milan, False 9 Jadi Senjata Rahasia
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Tito Apresiasi Dukungan Satgas DPR Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Dedi Mulyadi Usul Sopir Angkot hingga Ojek Libur 14 Hari Selama Mudik Lebaran
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Sepuluh Alasan Signifikan Gus Ipul Layak Memimpin NU di Muktamar ke-35
• 12 jam laludetik.com
thumb
Terbaru! Agenda Utama Presiden Prabwo ke AS: KTT Board of Peace dan Bahas Tarif Resiprokal
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.