BPS: Harga Cabai Rawit Melonjak, Tertinggi Capai Rp200.000 per Kg

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa harga komoditas hortikultura strategis seperti cabai rawit dan bawang putih cenderung naik pada pekan kedua Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa harga rata-rata nasional cabai rawit pada pekan kedua bulan ini mencapai Rp67.038 per kilogram, meningkat 16,6% dibandingkan dengan Januari 2026.

“Kalau kita bandingkan dengan HAP [harga acuan penjualan]-nya Rp57.000, maka relatif cukup jauh di atas HAP. Bahkan, harga ini cukup tinggi dibandingkan pada posisi Desember,” kata Ateng dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah, disiarkan langsung di YouTube Kemendagri, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, peningkatan IPH alias indeks perkembangan harga cabai rawit tampak di 210 kabupaten/kota di Tanah Air, melonjak dari 189 kabupaten/kota pada pekan sebelumnya.

BPS mencatat harga cabai rawit paling tinggi tercatat di Kabupaten Nduga, yakni mencapai Rp200.000 per kilogram. Sementara itu, harga terendah tercatat sebesar Rp22.500 per kilogram hingga pekan kedua Februari 2026.

Ateng lantas melaporkan bahwa rerata harga nasional komoditas bawang putih sejatinya mencatatkan penurunan tipis, yakni turun 0,05% ke angka Rp39.792 per kilogram.

Baca Juga

  • Harga Pangan Hari Ini 18 Februari: Harga Beras Turun, Daging Sapi Melonjak
  • Harga Pangan 17 Februari Jelang Ramadan: Daging Sapi dan Kerbau Naik
  • Harga Pangan Jelang Imlek dan Ramadan 16 Februari: Daging Sapi-Kerbau Naik

Namun demikian, angka tersebut juga berada di atas HAP konsumen yang sebesar Rp38.000 per kilogram. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH bawang putih juga naik dari 122 daerah pada pekan lalu.

“Bawang putih mengalami penurunan relatif kecil, yaitu 0,05%.

Walaupun demikian, ada 130 kabupaten/kota yang IPH bawang putihnya mengalami peningkatan,” ujarnya.

Selain itu, hingga pekan kedua Februari 2026, harga tertinggi bawang putih tercatat sebesar Rp100.000 per kilogram, khususnya di kawasan Papua. Harga terendah mencapai Rp24.000 per kilogram.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) akan menyiapkan regulasi untuk menstabilkan harga cabai dan tomat, agar petani tidak dirugikan akibat fluktuasi pasar yang tinggi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, harga cabai dan tomat sempat berada di kisaran Rp3.000–5.000 per kilogram di Nusa Tenggara Barat (NTB) sehingga petani berisiko merugi. Untuk itu, Kementan berencana menyusun regulasi yang dapat menstabilkan harga, sekaligus memastikan petani bisa mendapatkan keuntungan.

“Aku baru pulang dari NTB. Tahu harganya? Cabai, tomat, 3.000–5.000. Jadi, petani cabai itu, kita mau coba gimana mengatur regulasinya sehingga petani cabai jangan rugi. Sekali-sekali untung, jadi fluktuasinya tinggi banget. Nah, ini kita mau mengatur ke depan,” kata Amran saat ditemui seusai rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kata Bojan Hodak soal Misi Berat Persib Lawan Ratchaburi FC di Kandang
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Spesial Ramadan 2026, LRT Jabodebek Longgarkan Aturan: Boleh Berbuka di Kereta
• 6 jam laludisway.id
thumb
Seorang Anak Palestina di Tepi Barat Tewas Usai Injak Ranjau Darat
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis, Posisi Hilal Masih Minus 2 Derajat
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AS-Israel Berselisih soal Iran, Kenapa?
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.