Seorang anak Palestina tewas, setelah ia menginjak ranjau darat di dekat markas militer Israel di Tepi Barat, Selasa (17/2).
"Petugas kami menerima jenazah dari seorang anak berusia 13 tahun, yang tewas usai menginjak ranjau darat yang meledak di dekat Jiftlik, sebelah utara Lembah Yordan," kata Palang Merah Internasional, dilansir AFP.
Kabar ini juga dikonfirmasi oleh COGAT, sebuah badan dari Kementerian Pertahanan Israel yang mengurusi urusan sipil di Palestina. Anak itu bernama Mohammed Abu Dalah, yang berasal dari desa Jiftlik.
Sebelum anak ini tewas, militer Israel juga sempat menyebut sudah ada 3 orang Palestina yang terluka karena bermain terlalu dekat dengan amunisi aktif yang belum meledak. Perlu diketahui, area tempat insiden itu terjadi terletak di Tirzah, sebuah markas militer di Lembah Yordan, dekat Jiftlik dan dekat dengan perbatasan Yordania.
"Area ini berbahaya, kawasan aktif biasanya terjadi kontak tembak, dan warga sipil dilarang masuk area ini," kata militer Israel.
Sementara itu, tetua desa Jiftlik menjelaskan 3 anak yang sempat terluka akibat ranjau itu sedang mengambil rempah-rempah di sekitar. Lalu, ranjau itu meledak.
Jiftlik dan Tirzah sendiri adalah wilayah Palestina, yang masuk Area C, dan diduduki Israel sejak 1967, ketika Tepi Barat jatuh.





