Senator Lia Istifhama Apresiasi Langkah Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Sosial dari Desa

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SURABAYA - Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Timur Dr. Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat tahun anggaran 2026.

Penyaluran senilai Rp7,7 miliar tersebut dikemas melalui kegiatan Sapa Bansos yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA: Senator Lia Istifhama Minta Negara Hadir Tanpa Diskriminasi Terhadap Madrasah Wakaf

Program ini menjadi penyaluran bantuan sosial pertama di tahun 2026 sekaligus menandai penguatan strategi terpadu dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Lia Istifhama menilai bantuan yang disalurkan bukan sekadar distribusi anggaran, melainkan bagian dari desain besar pembangunan berbasis kesejahteraan berkelanjutan.

BACA JUGA: Ketua DPD RI Dorong UMKM Naik Kelas, Senator Lia Istifhama Merespons

Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi desa menjadi kunci agar masyarakat rentan dapat meningkat taraf hidupnya secara bertahap.

“Bansos tahun ini dibangun melalui sinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Timur. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam berbagai program, termasuk Bantuan Keuangan untuk Badan Usaha Milik Desa serta penguatan program Jatim Puspa yang menyasar peningkatan peran ekonomi perempuan," ujar Ning Lia pada Rabu (18/2).

BACA JUGA: Cegah Mafia Tanah, DPD RI Ning Lia Istifhama Usulkan Kode Digital Akta dan Reformasi Sistem Notaris

“Penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial. Perlindungan sosial harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memiliki kesempatan untuk naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Lia.

Menurut Lia, desa memegang peran strategis dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, penguatan desa melalui dukungan anggaran, program usaha produktif, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.

Dia menegaskan ketika perlindungan sosial diperkuat dan desa diberdayakan secara konsisten, maka efek berantai terhadap kesejahteraan masyarakat akan semakin nyata.

Harapannya, bantuan yang disalurkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi masyarakat penerima.

Program Sapa Bansos menjadi simbol komitmen bahwa upaya pengentasan kemiskinan dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya berbasis bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong produktivitas ekonomi masyarakat.

Lia menilai langkah ini sekaligus memperlihatkan arah kebijakan pembangunan sosial di Jawa Timur yang semakin terintegrasi antara perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan ekonomi lokal.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah di Pademangan Dibobol Pacar Anak, Korban: Orang Dibaikin Malah Ngelunjak
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Rekomendasi Tempat Buka Puasa Nyaman dan Mewah dengan Nuansa Turki di Jakarta
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Yamaha Berharap Warna Baru Classy Bisa Gaet Konsumen Gen Z
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Bantuan dari Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, Tito Minta Dukungan DPR
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Dari Minyak ke Rudal: Rantai Uang Iran yang Membuat Israel Siaga Tempur
• 5 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.