29 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Akibat Bencana Jadi Atensi Pemerintah

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian, mengungkapkan sebanyak 29 desa di Aceh dan Sumatra Utara hilang akibat bencana hidrometeorologi. Puluhan desa tersebut dilaporkan raib akibat terjangan banjir maupun tertimbun tanah longsor.

"Kemudian yang hilang, ini juga perlu ada penyelesaian. Jadi ada desa yang hilang 29 karena terbawa longsor atau terkena banjir," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 18 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Libur Imlek 2026, 9.194 Penumpang Padati Terminal Kampung Rambutan

Tito memerinci, desa yang hilang paling banyak berada di wilayah Aceh dengan total 21 desa yang tersebar di Aceh Tamiang, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Sementara di Sumatra Utara, tercatat ada delapan desa yang hilang, khususnya di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.

"Ini juga perlu penyelesaian relokasi dan juga administrasi pemerintahan desa," ujar Tito.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya menyangkut relokasi fisik warga, tetapi juga aspek administrasi pemerintahan. Saat ini, pemerintah tengah mempertimbangkan opsi untuk membangun kembali desa-desa tersebut atau menghapusnya secara permanen dari sistem administrasi negara.
 

Baca Juga :

Candra Tak Menyangka, Calon Menantu Jadi Dalang Pencurian Rp400 Juta

Selain menyoroti desa yang hilang, Tito juga memaparkan progres pemulihan di tiga provinsi terdampak. Di Sumatra Barat, 13 dari 16 wilayah terdampak sudah dinyatakan normal. Di Sumatra Utara, 15 dari 18 wilayah terdampak telah berfungsi normal, sementara di Aceh baru 10 dari 18 wilayah yang kembali normal.

Penilaian status normal tersebut didasarkan pada sejumlah indikator vital, mulai dari pemulihan layanan kesehatan, pendidikan, akses jalan, hingga ketersediaan listrik dan air bersih bagi masyarakat terdampak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerhana Bulan Total Saat Puasa Sambangi Indonesia 3 Maret 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
5 Aplikasi Crypto Trading Fee Rendah dan Termurah
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Simak Penjelasan Muhammadiyah soal Puasa Ramadan Mulai Besok Rabu 18 Februari 2026
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Mendikdasmen: 746 Sekolah di Sumatera Teken PKS Revitalisasi Pascabencana
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
BNPB Kaji Penyesuaian Anggaran Huntap Insitu Terkait Wacana Penggunaan Atap Genteng di Sumatera
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.