Depok, ERANASIONAL – Musyawarah Cabang (Muscab) VII Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok telah sah menetapkan Ketua Umum masa bakti 2026-2029 kepada Ardian Fajar Prastyawan.
Keputusan tersebut ditetapkan setelah Ardian Fajar Prastyawan terpilih secara Aklamasi yang sebelumnya telah melewati beberapa rangkaian proses mulai dari pendaftaran pengambilan dan pengembalian formulir pencalonan, verifikasi berkas persyaratan hingga digelarnya Muscab VII BPC HIPMI Kota Depok yang dilaksanakan, di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok pada Rabu (17/2/2026).
Ketua Terpilih BPC HIPMI Kota Depok, Ardian Fajar Prastyawan menerangkan bahwa langkah awal yang akan dilakukan setelah dirinya terpilih yaitu akan memperkuat struktur organisasi dan rekrutmen pengusaha di Kota Depok.
“Mungkin dalam beberapa waktu satu sampai dua bulan ke depan, kita akan coba bentuk kepengurusan baru dari kawan-kawan pengusaha, baik pengurus yang sudah ada dan juga akan melakukan beberapa rekrutmen lagi untuk pengusaha-pengusaha di Depok. Jadi kawan-kawan yang punya bisnis, punya usaha, mau berjejaring, ayo bersama-sama gabung di HIPMI Depok,” ujar Ardiansyah kepada awak media, usai mengikuti Muscab VII HIPMI Kota Depok, Rabu (17/2/2026).
Lebih lanjut Ardian juga memaparkan sejauh ini anggota BPC HIPMI Kota Depok yang tercatat berjumlah 81 orang. Maka itu, dia mengajak untuk membawa misi besar dalam rangka menjawab tantangan dari Pemerintah Kota Depok guna menciptakan ekosistem wirausaha yang masif.
“Targetnya, kita diberi target oleh Pak Wali Kota kalau bisa sampai akhir kepengurusan nanti tiga tahun ke depan bisa melahirkan 500 orang wirausaha baru di Kota Depok yang tergabung dalam wadah organisasi HIPMI Depok,” paparnya.
Mengenai program kerja, Ardian menegaskan dengan komitmen HIPMI yang notabene nya adalah mitra strategis Pemerintah. Yang menjadi salah satu fokus utamanya adalah membawa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Depok bisa naik kelas melalui pendampingan dan akses permodalan.
“Salah satu program prioritas Pemkot itu adalah bagaimana caranya UMKM itu bisa naik kelas. Jadi ketika UMKM naik kelas, nah di situ HIPMI bisa berperan. Nanti kita akan mencoba membantu program-program Pemkot untuk bisa menaikkan kelas UMKM yang ada di Kota Depok. Caranya, UMKM yang banyak kita akan coba sortir data, jembatani dengan permodalan, kemudian juga dengan investor, dan dari sisi knowledge-nya nanti juga akan kita berikan pendampingan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok masa bakti 2023-2026, Herik Yosiswardinata menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan kepemimpinan tersebut. Dia menekankan bahwa persatuan lebih penting untuk dikedepankan usai kontestasi Muscab berakhir.
“Seorang pemimpin harus melahirkan pemimpin baru. Pemimpin baru yang dilahirkan harus lebih baik, harus lebih besar dari pada dirinya. Artinya, kepengurusan nanti harus lebih baik dari kepengurusan sekarang. Itulah kesuksesan kita dikepengurusan sekarang,” harapnya.
Herik mengingatkan Ketua Umum terpilih nantinya juga harus bisa merangkul semua anggota yang telah tergabung guna kemajuan organisasi. Dirinya pun berpesan setelah Muscab usai, kini waktunya menjadi kesatuan gerbong untuk menjalani program-program yang akan dijalankan.
“Selanjutnya HIPMI Depok ke depan adalah HIPMI yang bersatu, merangkul. HIPMI itu bertanding untuk bersanding. Yang mungkin Muscab-nya bertanding, akan tapi setelah Muscab ini usai kita harus bersanding. Artinya semua teman-teman itu harus dirangkul, harus satu gerbong lagi, gerbong HIPMI Kota Depok,” tandasnya.
Selain itu, dia juga menitipkan sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) strategis, yang harus diperhatikan kepengurusan baru. Salah satunya yaitu pengukuhan HIPMI Perguruan Tinggi (PT) yang ada diberbagai kampus di Depok agar bisa mencetak pengusaha yang terdesain sejak dini.
“PR ke depan banyak pasti, yang namanya organisasi sangat dinamis. Tapi yang terpenting salah satunya nanti yaitu HIPMI PT (Perguruan Tinggi). Kita ada 21 kampus di Depok. Itu diperiode kita tidak sempat dikukuhkan. Insya Allah nanti diperiode kepengurusan berikutnya akan dikukuhkan di kampus-kampusnya. Pengusaha By Design, itu kita sudah desain dari tingkat kampus. Bagaimana dia bisa menjadi pengusaha yang besar, pengusaha yang tangguh ke depannya,” jelasnya.
Selain HIPMI Perguruan Tinggi, kata Herik adapun Pekerjaan Rumah (PR) berikutnya adalah mengenai Badan Otonom seperti HIPMI Womenpreneur, HIPMI Culinary, hingga komunitas olahraga seperti HIPMI Run dan Golf juga direncanakan akan segera dikukuhkan guna memperkuat jejaring pengusaha muda di Kota Depok.
Melalui sinergi kolaborasi antara pengusaha senior dan kader muda, ditambah dengan penguatan basis di Perguruan Tinggi. Pihaknya berharap hal tersebut menjadi fondasi kokoh bagi dunia usaha di Depok agar tidak hanya sekadar menjadi kota hunian, namun juga pusat inkubasi wirausaha tangguh di Jawa Barat. (**)





