Jejak Kolaborasi BLDF di Tradisi Dandangan Kudus

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Yang tidak absen dari acara Dandangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Selasa malam (17/2) adalah tong-tong sampah berwarna-warni di 20 titik.

Tak bisa sembarangan membuang sampah. Lihatlah keterangan dalam stiker.

Ada yang bertuliskan "liyane (residu)" dengan keterangan sampah kemasan sachet, tisu, hingga sampah anorganik yang terkontaminasi makanan.

Ada juga yang bertuliskan "ra iso bosok (anorganik)" dengan keterangan botol plastik, cup/gelas plastik, kantong plastik, kaleng, kardus dan kertas.

Di bagian paling atas stiker, terdapat tulisan "Kudus Asik, Apik, Resik".

Ternyata Kolaborasi Pemkab Kudus-BLDF

Ternyata, tong-tong sampah itu adalah hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kudus dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF).

Pantauan kumparan, para pengunjung Dandangan sadar pentingnya membuang sampah. Itu terlihat dari cara mereka yang mengelompokkan jenis sampah.

Sampah anorganik seperti bungkus es teh dibuang di tong sampah anorganik. Tak jarang para pengunjung melihat tulisan yang tertera pada tong sampah terlebih dahulu sebelum membuang sampah.

Para Mahasiswa Dikerahkan

Di dekat tong sampah ada volunteer yang digandeng oleh Pemkab Kudus dan BLDF. Mereka merupakan mahasiswa yang bertugas mengedukasi pengunjung Dandangan untuk membuang sampah pada tempatnya.

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, menuturkan bahwa penempatan tong-tong sampah pada acara Dandangan itu merupakan caranya menangani masalah sampah.

"Isu sampah sedang gencar, makanya kami fokus penanganannya. Penerapan tong sampah di Dandangan agar Kudus tetap bersih dari sampah," kata Bellinda, Selasa (17/2).

Acara Dandangan tahun ini diselenggarakan pada 9-18 Februari. Acara di sepanjang Jalan Sunan Kudus dan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus ini diramaikan 527 stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga 450 pedagang kaki lima (PKL).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenpar ajak masyarakat rencanakan perjalanan lewat BBWI 2026
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Gasak dua motor di Gropet Jakbar, berujung diringkus polisi
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Penjualan Naik, tapi Pengelola Hypermart (MPPA) Masih Tekor Rp152 Miliar di 2025
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dicecar Komisi III DPR, MKMK Tegaskan Proses Laporan Adies Kadir Masih Tahap Pendahuluan
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Saham PART Bergerak di Bidang Apa? Produsen Komponen, Ini Profil Bisnis dan Pemiliknya
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.