JEMBER (Realita) - Satlantas Polres Jember bersiap menerapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas lebih ketat di kawasan kampus selama Ramadan 2026.
Lonjakan kendaraan akibat pasar dadakan jelang berbuka puasa diprediksi kembali memicu kepadatan, terutama di Jalan Kalimantan, Jalan Jawa, dan Jalan Riau.
Baca juga: 14 Hari Operasi Semeru, Satlantas Polres Jember Catat Ribuan Pelanggaran
KBO Satlantas Polres Jember Ipda Firmansyah menegaskan, pemantauan akan dilakukan secara intensif di titik-titik yang selama ini menjadi langganan macet.
“Dalam rangka menyambut Ramadan 2026, kami akan melakukan pemantauan di daerah-daerah rawan macet. Pasar dadakan ini rutin digelar setiap tahun dan rata-rata terpusat di wilayah kampus,” ujarnya, Rabu, (18/02/2026).
Menurutnya, pola kemacetan sudah terbaca dari tahun-tahun sebelumnya. Kepadatan paling tinggi terjadi menjelang waktu berbuka, yakni pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Karena itu, penguatan personel akan difokuskan pada jam-jam tersebut.
“Sebelum puasa, kami sudah menempatkan personel pagi dan sore di kawasan kampus. Menjelang buka puasa nanti, kehadiran personel akan kami tingkatkan lagi, termasuk melibatkan instansi samping,” tegasnya.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkab Ponorogo Belum Atur Larangan Oprasional THM
Selain penebalan personel, Satlantas juga membuka opsi penerapan sistem satu arah atau Single System Arrangement (SSA) apabila situasi di lapangan mengharuskan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melihat perlu atau tidaknya dilakukan SSA. Karena dari pengalaman beberapa tahun lalu, kepadatan di wilayah kampus sangat tinggi,” jelasnya.
Titik krusial yang menjadi perhatian berada di sekitar Jalan Kalimantan dekat DPRD serta kawasan depan Bakorwil. Untuk mencegah penumpukan kendaraan di satu lokasi, petugas akan disebar merata di sepanjang ruas tersebut hingga Jalan Jawa dan Jalan Riau.
Baca juga: Selama 30 Hari Puasa, Tubuh Lakukan Pembersihan Besar-besaran
“Sepanjang Jalan Kalimantan, Jawa, dan Riau akan kami tempatkan personel secara merata dalam rangka mengurai kemacetan,” katanya.
Di sisi lain, Satlantas juga akan menggencarkan imbauan kepada masyarakat agar menghindari jalur kampus pada jam rawan macet. Sosialisasi jalur alternatif akan dilakukan melalui media sosial dan penyampaian langsung di lapangan.
“Kami akan menyampaikan jalan alternatif bagi masyarakat yang akan melintasi kawasan kampus guna menghindari kemacetan,” pungkas Firman.(R-dy).
Editor : Redaksi





