Jembatan Penghubung Lendang Nangka Utara–Jurit Baru Rusak, Warga Bangun Akses Darurat

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Riadatussholihah

TVRINews, Kabupaten Lombok Timur

Jembatan penghubung antara Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, dengan Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami kerusakan sejak satu bulan terakhir. Kondisi ini menyebabkan terganggunya aktivitas transportasi warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Seorang warga, Abdul Muhid, mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Jembatan tersebut merupakan akses utama lintas kecamatan yang sangat vital untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

“Kerusakan jembatan ini sangat mengganggu. Setiap hari banyak kendaraan roda dua dan roda empat melintas. Ini akses utama warga untuk ke pasar dan ke sekolah,” ujar Abdul Muhid, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menambahkan, para petani di wilayah tersebut juga turut terdampak karena kesulitan mengangkut hasil bumi menuju pasar di wilayah Masbagik dan Pringgasela. Akibat rusaknya jembatan, masyarakat terpaksa harus menggunakan jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh hingga mencapai sekitar dua kilometer.

“Kalau lewat jalur lain harus memutar cukup jauh. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini karena sangat vital bagi warga,” tambah Abdul Muhid.

Sebagai langkah antisipasi sementara, warga secara swadaya telah membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu dan papan. Jembatan tersebut difungsikan sebagai akses bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Meskipun membantu mobilitas, struktur jembatan darurat ini dinilai masih rawan dan berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Abdul Muhid menjelaskan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang memilih turun dan menuntun kendaraannya saat melintasi jembatan darurat, terutama ketika kondisi papan sedang licin. Selain itu, pengguna jalan dari dua arah harus menerapkan sistem bergantian guna mengurangi beban yang ditopang jembatan agar tidak melebihi kapasitas secara bersamaan.

Warga sangat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur segera melakukan penanganan dan perbaikan permanen. Hal ini dinilai mendesak untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta memastikan kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shayne Pattynama Respons Positif Persaingan dengan Dony Tri di Persija: Dia Pemain Hebat, Saya Lapar dan Siaga
• 13 jam lalubola.com
thumb
3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Minta Menhub Kaji Larangan Mudik Pakai Motor
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Susunan Pemain Persib Vs Ratchaburi di Leg Kedua ACL Two: Bojan Hodak Turunkan Skuad Terbaik, Pemain Baru Masih Disimpan
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Malam Pertama Tarawih, Wali Kota Munafri Arifuddin Pimpin Safari Ramadan di Masjid Agung 45 Makassar
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.