Tradisi Limau Barongge, Cara Masyarakat Sungai Pisang Sambut Ramadan 1447 H

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

MENJELANG masuknya bulan suci Ramadan 1447 H, masyarakat Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, menggelar tradisi adat dan religi tahunan bertajuk Limau Barongge. Kegiatan dipusatkan di Gendung Badan Musyawarah Ninik Mamak (BNMN) Sungai Pisang, Selasa (17/2). 

Tradisi Limau Barongge merupakan simbol penyucian diri (balimau) sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga, tokoh adat, dan pemerintah sebelum memasuki bulan puasa. 

Kegiatan yang diikuti ratusan warga dengan Dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama unsur Forkopimcam, serta tokoh adat.

Baca juga : Limau Barongge dan Pawai Obor Tradisi Menyambut Ramadan

Ketua Panitia Pelaksana, Hendra Rajo Endah memaparkan kedalaman filosofi Limau Barongge yang terdiri dari unsur-unsur bermakna seperti Ungge (pemimpin yang mengayomi), Batang Pisang (keadilan), hingga Rumbio (tolong-menolong).

"Limau Barongge adalah ikon unik dari Sungai Pisang. Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat mendirikan sebuah monumen atau simbol fisik Limau Barongge sebagai identitas budaya di Kecamatan Bungus Teluk Kabung agar semakin dikenal luas," ujar Hendra.

Ketua LKAAM Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Datuk Erman B Rajo Ibrahim, menekankan pentingnya persatuan antara masyarakat dan pemerintah untuk membangun nagari. Ia mengapresiasi kehadiran Walikota sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap daerah perbatasan.

Baca juga : Usai Banjir, Warga Padang Enggan Lakukan Tradisi Balimau

"Sungai Pisang adalah gerbang Kota Padang yang berbatasan dengan Pesisir Selatan. Kami titipkan harapan pembangunan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan dan pemasangan grip penahan ombak, agar akses dan keamanan warga semakin terjaga," tutur Datuk Rajo Ibrahim.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam arahannya menyampaikan bahwa tradisi Limau Barongge telah diakui secara nasional melalui sertifikat dari Kementerian Kebudayaan. Beliau berkomitmen untuk menjadikan acara ini lebih meriah di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan iman dan takwa (Imtak).

"Tahun ini saya instruksikan Dinas PU untuk menuntaskan pengaspalan jalan di Sungai Pisang. Selain infrastruktur, kita juga perkuat program Smart Surau dengan teknologi face recognition untuk absensi anak-anak mengaji, agar generasi muda kita memiliki benteng iman yang kuat," tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian budaya, Wali Kota Fadly Amran juga menyerahkan bantuan senilai Rp5.000.000 kepada panitia pelaksana. (YH/E-4)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berbuka Gratis di Masjid Nurul Ashri Sleman, Menu Nusantara 1.000 Porsi Per Hari
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Diproyeksi Konsolidasi Hari Ini (18/2), Cek Saham INCO, HMSP, hingga HRUM
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Zodiak yang Terlahir Penuh Karisma dan Pesona Alami
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Semarak tradisi Petang Megang sambut Ramadhan di Pekanbaru
• 46 menit laluantaranews.com
thumb
Ricuh di Akhir Laga Persib Vs Ratchaburi FC: Teriakan AFC Mafia Hingga Wasit Dikejar Oknum Bobotoh
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.