Masjid Nurul Ashri di Deresan, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman memiliki MBG alias Menu Berbuka Gratis selama bulan Ramadan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, menu MBG kali ini sajian masakan khas Nusantara.
"Menu Berbuka Gratis kita konsepnya tahun ini keliling Nusantara. Jadi hampir semua menu di Indonesia nanti disajikan di dalam masjid," kata Koordinator Divisi Pendidikan Masjid Nurul Ashri, Miftah Al Rizqa, Rabu (18/2).
"Kalau dulu ya mungkin Nurul Ashri buka puasanya menu-menu aman kalau nggak ayam ya itu-itu. Tahun ini biar menunya makin variatif," ujarnya.
Dengan menu yang bervariatif ini, diharapkan masyarakat semakin tertarik datang ke masjid dan mencicipi masakan dari berbagai daerah.
Menu Nusantara ini di antaranya Ayam Bekakak dari Jawa Barat, Ikan Bakar Dabu-dabu dari Makassar, Sei Sapi dari Kupang, Ayam Woku dari Minahasa, Sego Tempong dari Banyuwangi, Ayam Tangkap dari Aceh, hingga Sate Lilit dari Bali.
Anggaran Rp 900 Juta untuk MBGMasjid Nurul Ashri total menyediakan anggaran sekitar Rp 900 juta untuk menu berbuka puasa selama sebulan penuh. Separuh di Masjid separuh laginya untuk di daerah terdampak bencana di Sumatera Barat.
"Kita targetnya Rp 900 juta. Jadi dengan budget yang sama antara di Nurul Ashri dan di Sumatera yang tersebar di titik-titik," kata perwakilan divisi program Masjid Nurul Ashri, Sunyoto.
Sunyoto mengatakan saat ini ada beberapa relawan Masjid Nurul Ashri yang masih bertugas di titik-titik Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang beberapa waktu lalu terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
"Teman-teman akan membersamai warga terdampak sampai Lebaran. Teman-teman akan berlebaran bersama masyarakat terdampak di sana. Termasuk juga akan melaksanakan buka bersama masyarakat di sana," ujarnya.
Ada beberapa konsep yang digelar yakni masak besar bareng warga dan memesan menu berbuka dari katering setempat.
"Untuk menghidupkan UMKM sana," katanya.
"Nanti yang paling masif di Aceh Tamiang," ujarnya.
Kado Untuk PetaniProgram memborong hasil panen petani memang ditiadakan selama Ramadan, tetapi Masjid Nurul Ashri akan membuat program kado untuk petani.
"Tahun sebelumnya itu bingkisan yang di dalamnya sembako, sarung, perlengkapan salat, dan baju baru," kata Sunyoto.
"Kemungkinan tahun ini juga akan sama," bebernya.
Tahun ini kado untuk petani direncanakan menyasar petani di Gunungkidul. "Kalau tahun lalu kan di Magelang," kata Sunyoto.





